Pelajar dan Guru Prancis Siapkan Demo Besar 10 November, 70 Ribu Aparat Disiagakan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Nov 2026, 10:59
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Zaki Islami
Editor
Bagikan
Polisi terlibat bentrokan dengan para pengunjuk rasa dalam sebuah demonstrasi di tengah mobilisasi nasional terkait kenaikan biaya hidup, harga bahan bakar, dan pendanaan pendidikan di Paris, Prancis, Minggu (18/10/2026). Polisi terlibat bentrokan dengan para pengunjuk rasa dalam sebuah demonstrasi di tengah mobilisasi nasional terkait kenaikan biaya hidup, harga bahan bakar, dan pendanaan pendidikan di Paris, Prancis, Minggu (18/10/2026). (ANTARA)

Ntvnews.id, Paris - Kalangan pelajar dan guru di Prancis berencana kembali menggelar demonstrasi besar-besaran pada Selasa, 10 November 2026. Aksi tersebut bertujuan meningkatkan tekanan terhadap pemerintah agar segera melakukan pembenahan anggaran pendidikan.

Serikat pekerja yang menaungi asosiasi guru dan pelajar menyerukan perluasan gerakan unjuk rasa untuk memperkuat desakan kepada pemerintah.

"Ini adalah saatnya untuk memperluas mobilisasi dengan terus memberikan tekanan kepada pemerintah," kata serikat pekerja yang mencakup asosiasi guru dan pelajar dilansir dari Anadolu, Minggu, 8 November 2026.

Mereka menilai gerakan demonstrasi saat ini memiliki posisi yang semakin kuat. Sebaliknya, pemerintah dianggap mulai kehilangan daya tawar dan menunjukkan sikap melunak dalam menghadapi tuntutan massa.

Rencana aksi tersebut muncul setelah Prancis dilanda kerusuhan yang melibatkan kelompok anak muda serta gelombang pemogokan nasional selama beberapa pekan. Ratusan ribu pekerja sebelumnya turun ke jalan untuk memprotes meningkatnya biaya hidup.

Baca Juga: Gegara Sakit Hati, WNA Prancis Ditusuk Sampai Kritis

Situasi ini juga berlangsung kurang dari enam bulan menjelang pelaksanaan Pemilihan Presiden Prancis.

Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama demonstrasi, Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez menyatakan sebanyak 70 ribu personel kepolisian dan aparat keamanan akan diterjunkan.

"Jika ada perusuh atau penjarah, kami akan bersiap dan menunggu mereka," ujarnya.

Demonstrasi pada Selasa mendatang juga bertepatan dengan agenda pertemuan para Menteri Luar Negeri (Menlu) negara-negara anggota G7 di Paris yang berlangsung pada 8-10 November 2026.

Salah satu pejabat yang telah memastikan kehadirannya dalam pertemuan tersebut adalah Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio.

 

TERKINI

Load More