Kiky Saputri Minta Maaf Usai Video Sebut ‘Rakyat Jelata’ Viral Lagi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Nov 2026, 16:27
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kiky Saputri Kiky Saputri

Ntvnews.id, Jakarta - Komika Kiky Saputri buka suara dan menyampaikan permohonan maaf terbuka usai kembali beredarnya video lawasnya yang mempergunakan istilah 'rakyat jelata' di dalam sebuah pesawat jet pribadi (private jet). Video tersebut sempat menuai polemik dan memicu berbagai tanggapan dari warganet.

Melalui pernyataan tertulis yang dibagikannya, Kiky mengakui bahwa pilihan kata yang digunakannya dalam video lama tersebut kurang tepat dan berpotensi menyinggung perasaan sebagian masyarakat.

"Pertama-tama, aku ingin meminta maaf kepada teman-teman yang merasa tersinggung dengan ucapan dalam video tersebut. Aku memahami bahwa ada pilihan kata yang mungkin terdengar kurang tepat, terlepas dari maksudku saat itu," tulis Kiky Saputri di Instagram, 4 November 2026.

Baca Juga: Umumkan Kehamilan, Kiky Saputri: Semoga Kami Bisa Menjaganya dengan Baik

Kiky menjelaskan bahwa video yang kini kembali viral tersebut sebenarnya diambil pada tahun 2023 lalu. Saat itu, ia bersama sejumlah pengisi acara lainnya mendapat undangan resmi untuk menghadiri peresmian Bandara Internasional Kertajati, Majalengka, Jawa Barat.

Dalam perjalanan menuju agenda tersebut, Kiky dan rombongan berkesempatan berada dalam satu pesawat jet pribadi bersama Menteri Perhubungan yang menjabat pada masa itu.

Sebagai seorang komika yang lekat dengan materi roasting, sindiran, serta sarkasme, Kiky berdalih bahwa celetukan yang ia lontarkan di dalam video merupakan bentuk candaan merespons situasi di sekitarnya. Istilah rakyat jelata yang ia sebutkan, klaim Kiky, dimaksudkan sebagai bentuk kritik satir terhadap fenomena pamer kekayaan atau flexing yang marak terjadi saat itu.

"Bukan untuk merendahkan masyarakat, karena aku pun memposisikan diri sebagai rakyat jelata yang baru pertama kali naik private jet," jelasnya.

Kendati demikian, Kiky tidak menutup mata terhadap dampak yang ditimbulkan oleh ucapannya. Ia menyadari bahwa niat personal di balik sebuah candaan tidak selalu ditangkap dengan pemahaman yang sama oleh publik luas.Sebagai figur publik yang memiliki pengaruh dan ruang untuk didengar banyak orang, ia merasa memikul tanggung jawab moral yang lebih besar untuk menjaga lisan serta pemilihan kosakata di ruang publik.

"Namun, aku juga menyadari bahwa apa yang kita maksudkan tidak selalu sama dengan apa yang orang lain pahami atau rasakan, dan sebagai seseorang yang memiliki ruang untuk banyak didengar, aku punya tanggung jawab untuk lebih berhati-hati dalam memilih kata-kata," imbuhnya.

Di akhir pernyataannya, Kiky menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan kritik, saran, serta masukan konstruktif atas insiden ini. Ia menilai kejadian tersebut sebagai teguran sekaligus pelajaran berharga agar dirinya bisa menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya.

"Hal ini menjadi pelajaran besar. Terima kasih untuk setiap kritik dan masukan yang disampaikan. Semuanya menjadi pengingat untuk aku agar terus belajar dan menjadi lebih baik," tutupnya.