Ancam Tembak Donald Trump, Warga Venezuela Ditangkap Dekat Gedung Putih

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Nov 2026, 09:16
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Zaki Islami
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. Ilustrasi - Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Seorang pria berkewarganegaraan Venezuela diamankan aparat Amerika Serikat (AS) di sekitar Gedung Putih. Ia ditangkap setelah diduga melontarkan ancaman untuk membunuh Presiden AS Donald Trump.

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) mengungkapkan pada Jumat, 6 November 2026, petugas Dinas Rahasia AS (Secret Service) mendatangi pria tersebut pada Kamis malam. Petugas mencurigai gerak-geriknya ketika berada di dalam sebuah mobil yang terparkir di Washington DC.

Dilansir dari Anadolu, Minggu, 8 November 2026, DHS menyebut pria itu mengaku mendengar suara-suara di dalam kepalanya yang menyuruhnya datang ke ibu kota AS untuk membunuh Trump.

Baca Juga: 3 Media AS Gugat Pemerintahan Trump soal Larangan Masuk Gedung Putih

Setelah melakukan pemeriksaan, petugas menggeledah kendaraan yang digunakan tersangka. Mobil tersebut diketahui merupakan kendaraan hasil curian.

Dari penggeledahan itu, aparat menemukan tiga senjata api, terdiri atas satu senapan jenis AR-15 dan dua pistol. Selain itu, ditemukan pula puluhan butir amunisi di dalam kendaraan.

DHS mengidentifikasi pria tersebut sebagai Ronny Yordrix Guanipa Chrinos. Otoritas AS juga menyebutnya sebagai imigran ilegal.