Ntvnews.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta masih menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi di lantai dasar Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu, 7 November 2026 malam.
Kebakaran tersebut diketahui berasal dari ruang panel listrik salah satu tenant makanan yang berada di hall selatan lantai dasar stasiun.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi bersama sejumlah pihak terkait guna memastikan penyebab insiden tersebut.
"KAI Daop 1 Jakarta akan melakukan evaluasi bersama pihak terkait untuk memastikan penyebab kejadian," ujar Franoto dalam keterangannya, Sabtu malam.
Evaluasi juga mencakup pemeriksaan aspek keselamatan serta kesiapan petugas dalam menangani situasi darurat di lingkungan stasiun.
Franoto menyebutkan, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya KAI meningkatkan pengawasan terhadap fasilitas, memperkuat penerapan standar keselamatan, dan meminimalkan potensi risiko di seluruh area pelayanan penumpang, termasuk kawasan komersial stasiun.
Baca Juga: KAI: Revitalisasi Stasiun Gambir dan Kawasan Monas Rampung 2 Tahun
Di tengah insiden kebakaran tersebut, KAI memastikan seluruh operasional perjalanan kereta api dari dan menuju Stasiun Gambir tetap berjalan seperti biasa.
"Kami memastikan tidak ada perjalanan kereta api yang terganggu akibat kejadian ini. Seluruh perjalanan dari dan menuju Stasiun Gambir tetap berlangsung normal," tutur Franoto.
Franoto menjelaskan, laporan mengenai kebakaran diterima KAI pada pukul 20.37 WIB. Petugas kemudian berhasil memadamkan api pada pukul 20.55 WIB, atau sekitar 18 menit setelah laporan diterima.
Penanganan kebakaran dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas hidran yang tersedia di area peron jalur 1 dan jalur 4 Stasiun Gambir. Selain itu, empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi pada pukul 20.48 WIB untuk membantu proses pemadaman.
Asap akibat kebakaran sempat bergerak ke arah peron jalur 1. Meski demikian, kondisi tersebut dipastikan tidak memengaruhi kelancaran operasional kereta api.
Franoto turut menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang dan masyarakat atas ketidaknyamanan yang muncul akibat kejadian tersebut.
"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan dan masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Keselamatan pelanggan, pekerja, dan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama," kata Franoto.
Sementara itu, berdasarkan keterangan tertulis Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, laporan awal kebakaran diterima dari warga pada pukul 20.23 WIB.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 20.32 WIB dan mulai melakukan operasi pemadaman dua menit kemudian, yakni pukul 20.34 WIB.
Sebanyak 60 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran di Stasiun Gambir tersebut. Api berhasil dilokalisasi sekitar pukul 20.50 WIB sebelum akhirnya dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 21.03 WIB.
Hingga proses penanganan selesai, Command Center Damkar DKI Jakarta menyatakan belum menerima laporan adanya korban akibat peristiwa kebakaran tersebut.
Kebakaran Stasiun Gambir (Istimewa)