Ntvnews.id, Vatikan - Paus Leo XIV tiba di Uruguay untuk mengawali rangkaian kunjungan ke sejumlah negara Amerika Latin. Perjalanan ini menjadi tur pertamanya ke kawasan tersebut sejak menjabat sebagai pemimpin Gereja Katolik.
Vatikan menyampaikan bahwa agenda perjalanan Leo XIV tidak hanya mencakup Uruguay, tetapi juga Argentina dan Peru.
Dilansir dari Anadolu, Minggu, 8 November 2026, pesawat yang membawa Paus mendarat di Bandara Internasional Carrasco, Montevideo, sekitar pukul 16.30 waktu setempat. Sebelumnya, Leo bertolak dari Roma pada hari yang sama.
Kedatangan pemimpin Vatikan tersebut disambut melalui upacara kenegaraan di Plaza Independencia. Presiden Uruguay Yamandu Orsi bersama sejumlah pejabat tinggi pemerintahan turut hadir dalam penyambutan tersebut.
Selama berada di Montevideo, Leo dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan jajaran pemerintah, perwakilan masyarakat sipil, serta anggota korps diplomatik. Ia juga akan melakukan pembicaraan bilateral dengan Presiden Orsi di Gedung Jose Artigas.
Selain agenda kenegaraan, Paus akan memimpin ibadah Vesper bersama para rohaniwan Katolik di Katedral Metropolitan Maria Dikandung Tanpa Noda serta Santo Filipus dan Yakobus.
Kunjungan di Uruguay berlangsung selama tiga hari hingga Minggu. Perjalanan ini tercatat sebagai kunjungan internasional keenam Leo sejak terpilih menjadi paus.
Kedatangannya ke Amerika Latin juga berlangsung beberapa pekan setelah ia menjalani operasi paru-paru pada bulan sebelumnya yang dilaporkan berjalan sukses.
Baca Juga: Paus Leo XIV Kembali ke Vatikan Usai Pengangkatan Kanker Paru-paru
Terpilihnya Leo XIV sebagai pemimpin Gereja Katolik pada Mei 2025 sebelumnya mendapat sambutan dari sejumlah kepala negara di Amerika Latin. Para pemimpin kawasan tersebut menyoroti kedekatan Leo yang lahir di Amerika Serikat dengan masyarakat Amerika Latin.
Mereka juga berharap kepemimpinan Leo dapat memperkuat upaya perdamaian, solidaritas, serta penegakan keadilan sosial di berbagai belahan dunia.
Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva berharap Leo mampu meneruskan warisan Paus Fransiskus, terutama dalam memperjuangkan perdamaian, keadilan sosial, pelestarian lingkungan, dan dialog antaragama.
Sementara itu, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum turut menyampaikan sambutan atas terpilihnya Leo. Ia menekankan kesamaan visi kemanusiaan dalam mendorong perdamaian dan kemakmuran global.
Uruguay sendiri terakhir kali menerima kunjungan pemimpin Gereja Katolik pada 1988, ketika Paus Yohanes Paulus II mendatangi negara tersebut.
Negara itu dikenal memiliki masyarakat yang relatif sekuler dibandingkan sejumlah negara lain di Amerika Latin. Uruguay juga telah lama menerapkan prinsip pemisahan antara institusi gereja dan negara.
Dalam rangkaian kunjungannya, Leo turut dijadwalkan memimpin misa di Paysandu, mendatangi kawasan Casavalle di Montevideo, serta menggelar doa bersama di Stadion Centenario.
Pada Minggu, Paus akan memimpin misa di Kota Florida sebelum melanjutkan perjalanan menuju Buenos Aires, Argentina.
Setelah menyelesaikan agenda di Argentina, Leo akan bertolak ke Peru. Di negara tersebut, ia dijadwalkan mengunjungi sejumlah kota, yakni Lima, Chiclayo, Cusco, dan Pucallpa.
Seluruh rangkaian perjalanan internasional tersebut dijadwalkan berakhir pada 17 November 2026, saat Leo kembali ke Roma.
Paus Leo XIV tiba di Istana Elysee di Paris, Prancis, pada 25 September 2026. (Antara)