Gegara Sakit Hati, WNA Prancis Ditusuk Sampai Kritis

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Nov 2026, 13:01
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Garis polisi. Garis polisi. (ANTARA)

Ntvnews.id, Jakarta - Seorang warga negara asing (WNA) asal Prancis berinisial AL menjadi korban penusukan di sebuah vila di Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali. Korban mengalami luka serius di bagian perut setelah ditusuk menggunakan senjata tajam oleh seorang pria berinisial GAS, Kamis (29/10/2026) malam.

Peristiwa berdarah tersebut diduga dipicu persoalan sepele, yakni rasa sakit hati pelaku setelah mendapat teguran dari korban karena menyetel musik dengan volume terlalu keras.

Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman mengungkapkan, perselisihan antara korban dan pelaku bermula pada Senin (26/10/2026). Saat itu, AL menegur GAS yang memutar musik dengan suara keras.

Meski telah berlalu beberapa hari, teguran tersebut diduga masih membuat pelaku menyimpan rasa kesal.

Pada Kamis malam sekitar pukul 23.00 WITA, pelaku diketahui baru saja menghadiri undangan pernikahan di rumah temannya. Setelah acara, GAS mengonsumsi minuman beralkohol bersama sejumlah rekannya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by NusaBali.com (@nusabali_com)

Dalam kondisi dipengaruhi alkohol, pelaku kembali teringat persoalan dengan korban. GAS kemudian mengambil sebilah senjata tajam jenis pisau atau golok dan mendatangi vila tempat AL berada.

Setibanya di halaman vila, pelaku memanggil korban agar keluar. Pacar AL sempat keluar lebih dahulu sebelum korban menyusul.

Saat keduanya bertemu, terjadi cekcok mulut yang kemudian berujung pada aksi kekerasan. Pelaku secara tiba-tiba menusukkan senjata tajam ke bagian perut korban sebanyak satu kali.

Akibat serangan tersebut, AL mengalami luka tusuk di sisi kanan perut dengan kedalaman sekitar 10 sentimeter.

Korban sempat berusaha merebut senjata tajam dari tangan pelaku. Namun, GAS langsung meninggalkan lokasi kejadian dan kembali ke rumahnya setelah melakukan penusukan.

Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman mengatakan, motif sementara penusukan diduga karena pelaku sakit hati setelah ditegur korban. Selain itu, kondisi pelaku yang dipengaruhi minuman beralkohol turut menjadi bagian dari rangkaian peristiwa tersebut.

Informasi diunggah akun Nusa Bali.

Baca Juga: 3 WNA Diduga Tawarkan Jasa Prostitusi Online di Bali, Imigrasi Langsung Bekuk