AS Pulangkan Diplomat dari Inggris Usai Dugaan Sebar Gambar Tak Senonoh

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Sep 2026, 09:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Bendera Amerika Serikat (AS). ANTARA/Anadolu/py. Ilustrasi - Bendera Amerika Serikat (AS). ANTARA/Anadolu/py. (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Pemerintah Amerika Serikat (AS) dilaporkan diam-diam memulangkan seorang diplomatnya dari Inggris setelah muncul tuduhan terkait penyebaran gambar tak senonoh. Diplomat tersebut diterbangkan ke AS tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada otoritas Inggris.

Sebelum dipulangkan, aparat AS dilaporkan menggerebek apartemen diplomat tersebut di London pada Agustus lalu. Ia kemudian ditangkap dan dibawa ke pangkalan udara AS untuk menjalani proses pemulangan.

Juru bicara Kedutaan Besar AS membenarkan bahwa pihaknya mengetahui adanya tuduhan yang ditujukan kepada salah satu diplomat mereka.

"Pemerintah Amerika Serikat berharap semua personel mematuhi standar perilaku tinggi, dan kami menanggapi tuduhan ini dengan serius," kata juru bicara tersebut, dikutip The Independent.

"Meskipun kami tak bisa mengomentari detail spesifik kasus ini, kami segera memberi tahu penegak hukum Inggris dan mengambil tindakan cepat, dan kami akan terus bekerja sama erat dengan mitra penegak hukum kami terkait tuduhan ini," imbuh jubir kedubes itu.

Juru bicara tersebut menambahkan, diplomat yang bersangkutan telah dipindahkan ke AS dalam rangka penyelidikan yang masih berlangsung. Kedutaan Besar AS juga telah menyampaikan informasi mengenai kasus tersebut kepada otoritas Inggris.

Personel AS tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penangkapan di wilayah Inggris. Berdasarkan laporan media setempat, tidak ada permintaan resmi dari AS untuk mengekstradisi diplomat tersebut.

"Kami mengharapkan semua diplomat asing di Inggris untuk mematuhi hukum kami, sama seperti kami mengharapkan semua diplomat Inggris untuk melakukan hal yang sama saat ditempatkan di luar negeri," kata juru bicara pemerintah Inggris.

Baca Juga: Trump Unggah Peta Berbendera AS, Meksiko hingga Greenland Diselimuti Simbol Amerika

Dia menyebut penyelidikan terhadap kasus tersebut saat ini masih dilakukan oleh otoritas AS. "Karena investigasi AS masih berlangsung, tak pantas memberi komentar lebih lanjut di tahap ini," ungkap jubir itu.

Penangkapan diplomat tersebut dilaporkan berkaitan dengan penyelidikan terhadap individu lain yang berada di AS.

Sementara itu, juru bicara Kepolisian Metropolitan London mengatakan otoritas Inggris telah menerima pemberitahuan dari pihak AS mengenai penyelidikan tersebut pada 25 Agustus.

"Ini terkait dugaan pelanggaran di London yang berkaitan dengan gambar tak senonoh," kata dia.

"Kami terus berkoordinasi dengan mereka terkait masalah ini," imbuh jubir polisi itu.

Kasus tersebut mencuat sekitar dua bulan setelah mantan wakil perdana menteri David Lammmy menyatakan akan membahas persoalan serupa dengan pemerintah AS. Pembahasan itu berkaitan dengan kasus pilot tempur AS Kapten Jacob Wulfson yang sebelumnya terhindar dari persidangan berdasarkan hukum Inggris setelah dituduh mencekik seorang perempuan di Cambridge.

Wulfson kemudian menjalani persidangan di pengadilan militer yang berada di pangkalan udara AS, meski dugaan tindak pidana tersebut dilakukan ketika dirinya sedang tidak bertugas. Setelah dinyatakan bersalah, ia dijatuhi hukuman enam bulan penjara.

TERKINI

Load More
x|close