Ntvnews.id, Jakarta -Penunjukan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru dinilai dapat menjaga kesinambungan kebijakan fiskal di tengah bergulirnya APBN 2026 serta persiapan APBN 2027. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede.
Josua menganggap pengalaman panjang Suahasil saat menjabat Wakil Menteri Keuangan membuat risiko masa transisi kepemimpinan di Kementerian Keuangan relatif minim.
Jam terbang tersebut membantunya memahami detail pengelolaan penerimaan, belanja, pembiayaan, hingga koordinasi kebijakan fiskal.
"Secara umum, saya menilai penunjukan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan cenderung positif dan relatif menenangkan dari sisi kesinambungan kebijakan," kata Josua, Selasa, 15 September 2026.
Ia memaparkan tantangan nakhoda baru Kemenkeu tidak sekadar melanjutkan pengelolaan anggaran rutin, tetapi juga merawat keseimbangan antara pemacu pertumbuhan ekonomi, pembiayaan program prioritas, penguatan penerimaan negara, dan menjaga kredibilitas fiskal.
Baca Juga: Sri Mulyani Tunjuk Wamenkeu Suahasil Nazara Jadi Plh Dirjen Anggaran, Gantikan Isa Rachmatarwata
Josua memproyeksikan arah besar kebijakan fiskal tidak akan bergeser secara drastis, kendati pendekatan Suahasil berpotensi lebih terstruktur dan berhati-hati dalam menjaga kualitas belanja serta pembiayaan.
"Keuntungan utamanya adalah masa transisi yang relatif kecil pada saat pemerintah sedang menjalankan APBN 2026 sekaligus mempersiapkan APBN 2027," ujarnya.
Suahasil Nagara dan Purbaya Yudhi Sadewa (Istimewa) Kendati demikian, Josua menggarisbawahi bahwa Suahasil kini mengemban tantangan baru seiring pergeseran peran dari pembantu perumus kebijakan menjadi pemegang keputusan tertinggi di bidang fiskal.
Tugas mendesak yang menunggu di depan mata adalah memastikan pelaksanaan APBN 2026 dapat ditutup secara kredibel. Kemenkeu harus mampu mengamankan penerimaan negara dan belanja prioritas tanpa memicu lonjakan pengeluaran tidak terkendali di akhir tahun.
Suahasil juga dituntut menguji kembali asumsi fiskal 2027 serta menyusun skenario mitigasi jika pertumbuhan ekonomi, penerimaan negara, harga komoditas, maupun nilai tukar berbelok dari proyeksi awal.
Dalam postur sementara RAPBN 2027 yang disepakati pemerintah dan Badan Anggaran DPR pada 7 September 2026, belanja negara dikerek naik Rp9,1 triliun menjadi Rp4.106,3 triliun. Adapun defisit anggaran tetap dipatok pada angka Rp671,2 triliun atau setara 2,40 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Terkait strategi menggenjot pendapatan negara, Josua menyarankan pemerintah memperluas basis perpajakan, meningkatkan kepatuhan, memperbaiki administrasi, dan menutup celah kebocoran alih-alih mengobral kenaikan tarif pajak secara menyeluruh. Langkah ini krusial agar tidak membanting daya beli masyarakat maupun iklim investasi.
"Langkah pertama Suahasil sebaiknya bukan membuat gebrakan baru, melainkan memberikan kepastian," ucapnya.
Menurutnya, pasar dan investor sangat membutuhkan kepastian mengenai arah defisit, pengelolaan utang, penerimaan negara, hingga konsistensi sikap kehati-hatian fiskal. Josua memperkirakan repons pasar dalam jangka pendek bakal bergerak netral hingga positif.
"Kredibilitas Menteri Keuangan pada akhirnya ditentukan bukan hanya oleh kemampuan teknis, tetapi juga keberanian mengatakan tidak apabila suatu program terlalu mahal, kurang produktif, atau menimbulkan risiko fiskal yang tidak sebanding dengan manfaatnya," tuturnya.
Sebelumnya pada Senin sore, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Suahasil bukanlah sosok asing di Lapangan Banteng. Ia menduduki posisi Wakil Menteri Keuangan sejak 2019. Sebelum mengisi kursi Wamenkeu, ia sempat dipercaya mengomandoi Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, diawali sebagai Pelaksana Tugas pada 2015 hingga dilantik menjadi pejabat definitif pada 2016.
(Sumber: Antara)
Suahasil Nazara (kiri) mengucapkan sumpah jabatan saat dilantik sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026). Presiden Prabowo melantik Suahasil Nazara menjadi Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih sisa masa jabatan 2024-2029 menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. (Antara)