Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara memastikan pemerintah akan mempertahankan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bawah 3 persen untuk menjaga stabilitas perekonomian nasional.
"Defisit akan tetap di bawah 3 persen," kata Suahasil saat ditemui awak media usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Senin, 14 September 2026.
Menurut Suahasil, pengelolaan keuangan negara yang sehat dan kredibel menjadi salah satu fondasi penting dalam menjalankan berbagai program prioritas pemerintah. Penggunaan anggaran pun harus dilakukan secara terukur agar memberikan manfaat yang optimal.
Ia menilai APBN memiliki fungsi strategis, tidak hanya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga kestabilan perekonomian Indonesia.
Baca Juga: Prabowo Targetkan Defisit APBN 2027 di Kisaran 1,8%-2,4% PDB
Suahasil Nagara dan Purbaya Yudhi Sadewa (Istimewa)
Suahasil mengatakan Presiden memberikan arahan kepada Kementerian Keuangan agar terus memperkuat akuntabilitas serta memastikan alokasi belanja negara digunakan secara efisien.
Efisiensi tersebut, lanjut dia, ditujukan supaya anggaran yang tersedia mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya melantik Suahasil sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta.
Baca Juga: Prabowo Komitmen Fiskal Prudent, Rasio Utang di Bawah 40%, Defisit APBN di Bawah 3%
Pengangkatan Suahasil sebagai Menkeu baru ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 97P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Sisa Jabatan 2024-2029. Keputusan tersebut ditetapkan Presiden Prabowo pada Senin, 14 September 2026.
(Sumber: Antara)
Menteri Keuangan Suahasil Nazara memberikan keterangan pada awak media usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026). (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)