Ntvnews.id, Jakarta - Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo akan menggelar puncak peringatan satu abad Gontor pada Sabtu, 19 September 2026. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir bersama sejumlah tokoh nasional dan perwakilan negara sahabat.
Juru Bicara Panitia 100 Tahun PMDG Riza Azhari Zarkasyi mengatakan Prabowo akan menghadiri resepsi kesyukuran Satu Abad Gontor bersama Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan mantan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
"Merupakan suatu kesyukuran bagi kita karena sejak presiden pertama hingga hari ini Pondok Modern Darussalam Gontor selalu dikunjungi dan dihadiri kepala negara," kata Riza dalam konferensi pers di Menara Gontor, dikutip dari Antara.
Menurut Riza, kehadiran sejumlah tokoh nasional tersebut mencerminkan hubungan yang erat antara Gontor, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat.
Selain Prabowo, panitia turut mengundang pimpinan lembaga negara, para menteri, kepala daerah, tokoh agama, serta pimpinan pondok pesantren dari berbagai wilayah. Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono juga dijadwalkan menghadiri acara tersebut.
Baca Juga: Pesan Prabowo ke Menkeu Suahasil: APBN Harus Sehat, Kredibel, dan Bisa Stabilkan Ekonomi RI
Panitia memperkirakan sebanyak 8.776 tamu kategori VIP dan VVIP akan hadir dalam puncak perayaan 100 tahun Gontor.
Perayaan tersebut juga akan dihadiri sejumlah perwakilan negara sahabat. Hingga Senin, sebanyak 15 duta besar telah mengonfirmasi kehadiran, yakni dari Kuwait, Mesir, Yaman, Palestina, Suriah, Sudan, Oman, Qatar, Yordania, Turki, Maroko, Malaysia, Rwanda, Brunei Darussalam, dan Azerbaijan.
Selain para duta besar, Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi dan Wakil Grand Syekh Al-Azhar juga dijadwalkan menghadiri rangkaian acara.
Sebelum menghadiri resepsi di Kampus Pusat Gontor, Prabowo dijadwalkan meresmikan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor yang berada di Kecamatan Siman.
Dalam rangkaian puncak peringatan tersebut, Prabowo bersama pimpinan pondok juga akan meluncurkan Mushaf Gontor. Mushaf itu ditulis tangan oleh para santri dan guru Gontor sebagai salah satu karya monumental dalam menyambut perjalanan pesantren tersebut memasuki abad kedua.
Riza mengatakan persiapan acara hingga kini telah mencapai sekitar 80 persen. Panitia juga berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk memastikan pengamanan serta kelancaran lalu lintas selama seluruh rangkaian kegiatan.
"Kami memohon maaf kepada masyarakat apabila terjadi peningkatan kepadatan lalu lintas selama rangkaian kegiatan berlangsung," katanya.
Peringatan satu abad Gontor menjadi puncak dari berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan sepanjang 2026. Momentum tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi pesantren dalam bidang pendidikan, dakwah, serta pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.
Prabowo Subianto di Pentupan Muktamar NU (Istimewa)