Biru Muda Project Salurkan Bantuan Logistik untuk 163 KK Terdampak Bencana di NTT

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Sep 2026, 08:01
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Zaki Islami
Editor
Bagikan
Biru Muda Project Salurkan Bantuan untuk 163 KK Terdampak Bencana di NTT Biru Muda Project Salurkan Bantuan untuk 163 KK Terdampak Bencana di NTT (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Biru Muda Project (BMP) berkolaborasi dengan Timur Network menyalurkan bantuan logistik kepada 163 kepala keluarga (KK) terdampak bencana yang tersebar di Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyaluran bantuan tanggap bencana ini dilakukan secara langsung pada awal September 2026.

Aksi kemanusiaan tersebut merupakan bagian dari program BMP Tanggap Bencana yang diawali dengan aksi penggalangan dana publik sejak 16 Agustus hingga 1 September 2026.

Penyaluran logistik tahap pertama dilaksanakan pada Kamis, 3 September di Kampung Muwur, Desa Golo Munga, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur. Sebanyak 86 KK menerima bantuan kebutuhan dasar yang mencakup beras, mi instan, telur, minyak goreng, gula pasir, perlengkapan kebersihan, popok bayi, hingga paket bantuan khusus kelompok lansia.

Dua hari kemudian, Sabtu, 5 September aksi kepedulian berlanjut ke Dusun Hubing, Desa Iligai, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka. Di lokasi ini, bantuan didistribusikan kepada 77 KK terdampak. Paket bantuan berisi kebutuhan bahan pokok, air minum, sabun mandi dan cuci, serta nutrisi anak seperti susu UHT, makanan bayi, dan popok.

Ketua Umum Biru Muda Project, Teuku Agassi Harsya, menyatakan bahwa program ini dihadirkan untuk memastikan kepedulian masyarakat dapat dirasakan secara langsung oleh para korban bencana.

"Bagi kami, kepedulian tidak cukup hanya disampaikan. Dukungan yang terkumpul harus sebisa mungkin diwujudkan menjadi bantuan nyata dan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan," ujar Teuku Agassi, dikutip 14 September 2026.

Pelaksanaan aksi tanggap bencana ini dikoordinasikan oleh Ketua Bidang Sosial Biru Muda Project Taufan Rumawan bersama Harsheena Gobind selaku Ketua Pelaksana. Proses pendistribusian di lapangan turut melibatkan kepala dusun, ketua RT, serta warga setempat untuk menjamin pemerataan bantuan.

Sementara itu, jajaran Timur Network berperan dalam memperkuat koordinasi dan pemetaan distribusi melalui jejaring lokal mereka di Nusa Tenggara Timur. Penentuan jenis bantuan sengaja disesuaikan dengan hasil asesmen kebutuhan spesifik warga setempat, dengan perhatian khusus bagi kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, dan lanjut usia.

Melalui sinergi lintas organisasi ini, Biru Muda Project dan Timur Network berharap bantuan logistik yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta mendorong percepatan pemulihan pascabencana di wilayah Nusa Tenggara Timur.

x|close