Menkes Kerahkan Tim Ahli RSCM Tangani Dua Siswi Terduga Korban MBG

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Sep 2026, 08:25
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Zaki Islami
Editor
Bagikan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Kamis, 3 September 2026. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Kamis, 3 September 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membentuk tim ahli di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk menangani dua siswi asal Karo, Sumatera Utara, yang diduga mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tim tersebut dibentuk setelah adanya arahan dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Menkes Budi mengatakan sejumlah dokter dengan keahlian berbeda telah dilibatkan untuk memastikan kondisi kedua pasien dapat diperiksa secara menyeluruh.

"Saya sudah mengumpulkan tim RSCM karena sesuai dengan arahan dari Pak Wakil Presiden (Gibran Rakabuming)," kata Menkes Budi ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 14 September 2026.

Budi menyebut tim yang disiapkan terdiri atas dokter spesialis anak, ahli neurologi, psikiater anak, serta ahli penyakit dalam. Kolegium anak juga dilibatkan untuk membantu melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kondisi pasien.

Baca JugaTinjau Korban Program MBG di Karo, Wapres Gibran Pastikan Penanganan Medis Optimal

"Mereka sudah bekerja, harusnya hasilnya sebentar lagi keluar. Kenapa saya tidak mau berspekulasi? Karena lebih baik ahli yang menjawab," jelasnya.

Menurut Menkes, hasil pemeriksaan terhadap kedua siswi tersebut diperkirakan dapat diketahui dalam waktu satu hingga dua hari mendatang.

Sebelumnya, dua siswi asal Karo yang diduga mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi MBG, yakni Febiona Br Purba dan Agnesia Parulina Br Slitonga Febiola, telah dipindahkan untuk menjalani perawatan di RSCM, Jakarta.

Keduanya diterbangkan dari Sumatera Utara menuju Jakarta pada Sabtu, 12 September 2026, menggunakan pesawat komersial. Dalam perjalanan tersebut, kedua pasien didampingi orang tua serta tenaga medis.

Baca JugaDPR Mau BGN Bayar Biaya RS Siswa Gangguan Ingatan Gegara MBG

"Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasien mendapat pemeriksaan, dan penanganan medis lebih lanjut secara optimal," ucap Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution setelah mengantarkan kedua pasien di Bandara Internasional Kualanamu.

Bobby mengatakan keputusan memindahkan kedua pasien ke Jakarta dilakukan berdasarkan arahan Wakil Presiden Gibran. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan keduanya memperoleh pelayanan kesehatan secara optimal.

(Sumber: Antara)

x|close