Jelang Persija Vs Persib di GBK, Pramono Ajak The Jakmania Jaga Jakarta

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Sep 2026, 08:28
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Pramono Anung usai memimpin Apel Jaga Jakarta bersama The Jakmania di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (11/9). Pramono Anung usai memimpin Apel Jaga Jakarta bersama The Jakmania di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (11/9). (NTVNews.id/Adiansyah)

NTVNews.id, Jakarta - Atmosfer jelang duel panas Persija Jakarta kontra Persib Bandung mulai terasa di Jakarta. Menjelang pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu, 12 September 2026, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak The Jakmania dan seluruh warga Jakarta menjaga keamanan serta suasana tetap kondusif.

Pesan tersebut disampaikan Pramono saat memimpin Apel Jaga Jakarta bersama The Jakmania di SUGBK, Jakarta Pusat, Jumat, 11 September 2026.

Pertandingan Persija vs Persib kali ini menjadi momentum yang cukup istimewa. Setelah lebih dari tujuh tahun, kedua tim kembali bertemu di Jakarta, khususnya di SUGBK. Pramono pun meminta antusiasme suporter terhadap laga klasik tersebut tidak berubah menjadi tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban.

"Kita sudah lama menantikan pertandingan Persija dan Persib yang lebih dari tujuh tahun tidak berlangsung di Jakarta, khususnya di GBK. Saya meminta The Jakmania agar pertandingan besok berlangsung sportif, aman, nyaman, dan bisa dinikmati bersama," katanya.

Menurut Pramono, The Jakmania memiliki posisi penting sebagai pendukung utama Persija Jakarta. Kehadiran dan dukungan suporter menjadi energi tambahan bagi para pemain di lapangan.

Namun, dukungan tersebut harus dibarengi dengan kedewasaan dalam bersikap, terutama ketika pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi. Pramono pun mengaku berharap Persija keluar sebagai pemenang. Kendati demikian, ia mengingatkan suporter untuk tetap menerima apa pun hasil pertandingan.

Pramono memimpin Apel Jaga Jakarta bersama The Jakmania di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (11/9). <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Pramono memimpin Apel Jaga Jakarta bersama The Jakmania di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (11/9). (NTVNews.id/Adiansyah)

"Sebagai Gubernur Jakarta, tentu saya berharap The Jakmania menang. Tetapi, apa pun hasilnya, kita harus bisa menerima dengan baik," ujarnya.

Ia menekankan bahwa rivalitas Persija dan Persib seharusnya berhenti ketika pertandingan berakhir. Persaingan di lapangan tidak boleh berkembang menjadi permusuhan di luar stadion.

"Rivalitas Persija dan Persib adalah rivalitas sepak bola. Setelah pertandingan selesai, kita tetap menjadi saudara dan sahabat," tegasnya.

Selain menjaga perilaku selama berada di sekitar stadion, Pramono juga mengingatkan The Jakmania agar berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Menurut dia, provokasi yang disebarkan melalui media sosial berpotensi memperkeruh suasana dan memicu gangguan keamanan.

Karena itu, ia meminta seluruh suporter menunjukkan bahwa kecintaan terhadap klub dapat diwujudkan melalui dukungan yang positif dan sportif. Pramono juga mengajak warga menjaga fasilitas umum serta kebersihan lingkungan selama rangkaian pertandingan berlangsung.

"Kita tunjukkan kepada Jakarta dan Indonesia bahwa The Jakmania, Persija, dan warga Jakarta adalah tuan rumah yang baik. Jakarta adalah rumah kita bersama," urainya.

Wakapolda Metro Jaya Irjen Dekananto Eko Purnomo mengatakan pengamanan pertandingan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polda Metro Jaya, Kodam Jaya hingga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sebanyak 17.800 personel disiapkan untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan, baik sebelum pertandingan, saat pertandingan berlangsung, maupun setelah laga selesai.

"Sebanyak 17.800 personel disiapkan untuk mengawal rangkaian kegiatan sebelum, selama, dan setelah pertandingan," ungkapnya.

x|close