Masyarakat Diimbau Tak Terprovokasi Aksi Anarkis

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Sep 2026, 07:35
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Jumat Berkah Yayasan Catatan Akhir Sekolah (CAS). Jumat Berkah Yayasan Catatan Akhir Sekolah (CAS).

Ntvnews.id, Jakarta - Yayasan Catatan Akhir Sekolah (CAS) kembali menggelar kegiatan sosial bertajuk “Jumat Berkah” di sekitar sekretariat yayasan, Kota Bogor, Jumat siang. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana berbagi kepada masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keamanan dan kondusivitas lingkungan.

Mengusung tema “Bangsa Kita Aman, Bangsa Kita Nyaman”, kegiatan diikuti sejumlah elemen masyarakat, mulai dari pelajar, pengemudi ojek online, pengemudi angkutan umum, pemulung, hingga pedagang kecil dan pekerja jalan.

Ketua Yayasan Catatan Akhir Sekolah, Enrik, mengatakan kegiatan Jumat Berkah merupakan bentuk kepedulian yayasan terhadap masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di ruang publik, khususnya di wilayah Kota Bogor.

“Acara Jumat Berkah ini bentuk kepedulian kami dari Yayasan Catatan Akhir Sekolah kepada masyarakat dan pekerja jalan sekitar Kota Bogor, seperti pelajar, ojek online, angkutan umum dan lainnya,” ujar Enrik, Jumat, 11 September 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki sejumlah tujuan, salah satunya turut membantu upaya meminimalisir persoalan stunting melalui kegiatan berbagi makanan kepada masyarakat.

Selain aspek sosial, Jumat Berkah juga menjadi ruang untuk membangun interaksi dan kepedulian antarsesama.

“Kita ingin membaur sesama manusia, manusia dengan manusia. Selain itu, kita juga memberikan edukasi kepada teman-teman di Kota Bogor agar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang sedang beredar di media sosial,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diajak lebih bijak menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial. Yayasan CAS mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya maupun ikut menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Perhatian juga diberikan terhadap maraknya konten yang berkaitan dengan aksi anarkis. Masyarakat diimbau tidak ikut terpengaruh atau melakukan tindakan yang dapat merugikan kepentingan bersama.

Enrik menilai aksi anarkis yang berujung pada kerusakan fasilitas umum pada akhirnya dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Aksi-aksi anarkis yang memang merusak kepentingan umum dan fasilitas umum sangat merugikan kita semua, khususnya elemen masyarakat,” ujarnya.

Karena itu, menurut dia, menjaga ketertiban dan keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat.

Yayasan CAS berharap edukasi tersebut dapat mendorong masyarakat untuk lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang berasal dari media sosial.

Masyarakat juga diharapkan tidak mudah terpecah akibat isu yang belum terverifikasi dan tetap mengedepankan persatuan di tengah perbedaan.

“Harapannya buat rakyat Indonesia agar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang berkembang di media sosial, terutama aksi anarkis yang merugikan dan merusak fasilitas umum. Jangan mudah terpecah belah oleh isu yang berkembang,” kata Enrik.

Ia menambahkan, menjaga kondusivitas perlu dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk di Kota Bogor, sebelum kemudian menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan secara lebih luas.

“Menjaga kondusivitas di sektor Kota Bogor maupun di Indonesia. Selamatkan bangsa,” jelasnya.

Kegiatan Jumat Berkah pun berlangsung dalam suasana akrab. Selain menerima makanan, masyarakat yang hadir mendapatkan pengingat mengenai pentingnya kepedulian sosial, kewaspadaan terhadap informasi, serta peran bersama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan.

x|close