Cek Fakta: Prabowo dan Purbaya Tidak Sepakat Turunkan Harga Pertalite Jadi Rp7.000

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Sep 2026, 19:35
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada Forum Ekonomi Timur (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). Prabowo mendorong agar Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia–EAEU FTA segera diberlakukan. Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada Forum Ekonomi Timur (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). Prabowo mendorong agar Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia–EAEU FTA segera diberlakukan.

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah unggahan di Facebook memuat klaim bahwa Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menyepakati penurunan harga BBM jenis Pertalite dari Rp10.000 menjadi Rp7.000 per liter dalam waktu dekat.

Unggahan tersebut menampilkan foto Presiden Prabowo dan disertai narasi yang menyebut adanya kesepakatan penurunan harga Pertalite.

Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

“BBM TURUN, GUE TUTUNKAN

Prabowo dan Purbaya sepakat akan menurunkan harga BBM jenis pertalait dari harha 10.000 menjadi 7000 di dalam waktu dekat ini.”

Unggahan yang menarasikan Prabowo dan Purbaya akan turunkan harga pertalite jadi 7 ribu per liter. Faktanya, pernyataan tersebut tidak berdasar. (Facebook) <b>(Antara)</b> Unggahan yang menarasikan Prabowo dan Purbaya akan turunkan harga pertalite jadi 7 ribu per liter. Faktanya, pernyataan tersebut tidak berdasar. (Facebook) (Antara)

Penjelasan:

Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Presiden Prabowo Subianto maupun Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengenai rencana menurunkan harga Pertalite menjadi Rp7.000 per liter.

Harga BBM di sejumlah SPBU, termasuk Pertamina, Shell, dan BP, juga masih terpantau stabil sejak awal Agustus 2026. Mengacu pada pemberitaan ANTARA, harga BBM tidak mengalami perubahan sejak 1 Agustus 2026.

Untuk wilayah Jakarta, harga Pertalite di SPBU Pertamina masih tercatat sebesar Rp10.000 per liter. Kondisi tersebut tidak sesuai dengan klaim dalam unggahan yang menyebut harga Pertalite akan segera turun menjadi Rp7.000 per liter.

Pemerintah memang tengah membahas kebijakan mengenai pembatasan penyaluran BBM bersubsidi, khususnya Pertalite. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa rencana pembatasan tersebut masih berada dalam tahap kajian.

Pembahasan itu dilakukan untuk memastikan subsidi BBM dapat disalurkan secara tepat sasaran dengan menggunakan data penerima yang valid.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga menyampaikan bahwa pemerintah sedang membahas pengendalian subsidi BBM. Salah satu opsi yang dikaji adalah membatasi pembelian Pertalite bagi masyarakat yang masuk dalam desil 9 dan 10.

Masyarakat yang termasuk kelompok tersebut nantinya diarahkan untuk menggunakan BBM nonsubsidi. Purbaya menjelaskan bahwa kebijakan pengendalian subsidi akan diterapkan secara bertahap setelah sistem pendukungnya siap.

Langkah tersebut bertujuan agar subsidi BBM dapat lebih tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang memang berhak.

Dengan demikian, klaim mengenai kesepakatan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menurunkan harga Pertalite dari Rp10.000 menjadi Rp7.000 per liter tidak memiliki dasar yang valid.

Kesimpulan:

Klaim bahwa Prabowo dan Purbaya sepakat menurunkan harga Pertalite menjadi Rp7.000 per liter adalah hoaks. Tidak ditemukan pernyataan resmi mengenai rencana tersebut, sedangkan harga Pertalite di SPBU Pertamina wilayah Jakarta masih tercatat Rp10.000 per liter.

Klaim: Prabowo dan Purbaya akan turunkan harga Pertalite jadi Rp7.000 per liter

Rating: Hoaks

x|close