Kena OTT KPK, Segini Harta Kekayaan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Mar 2026, 21:00
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman (ANTARA/Sumarwoto) Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman (ANTARA/Sumarwoto) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, pada Jumat, 13 Maret 2026.

Hingga kini, KPK belum mengungkap secara rinci perkara dugaan korupsi yang melatarbelakangi penangkapan tersebut. Meski demikian, lembaga antirasuah itu memastikan bahwa penangkapan terhadap kepala daerah tersebut memang dilakukan melalui operasi tangkap tangan.

Syamsul Auliya Rachman yang lahir pada 30 November 1985 memulai perjalanan kariernya sebagai birokrat sebelum terjun ke dunia politik. Ia merupakan lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Dalam perjalanan kariernya di pemerintahan, Syamsul pernah menjabat sebagai ajudan Bupati Cilacap. Kariernya kemudian berlanjut hingga menduduki posisi Wakil Bupati Cilacap periode 2017–2022 mendampingi Tatto Suwarto Pamudji.

Pada Pemilihan Kepala Daerah 2024, Syamsul Auliya Rachman maju sebagai calon bupati berpasangan dengan Ammy Amaliya Fatma. Pasangan tersebut berhasil meraih suara terbanyak yakni 414.533 suara, sehingga terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Cilacap untuk masa jabatan 2024–2029.

Baca Juga: 60 LHKPN Penyelenggara Negara Terindikasi Hasil Korupsi

Selain menjabat sebagai kepala daerah, Syamsul Auliya juga memegang posisi penting dalam partai politik yang mengusungnya, yakni sebagai ketua partai di tingkat daerah.

Dari sisi pendidikan, Syamsul menamatkan studi hingga meraih gelar doktor dari IPDN di Jakarta. Sebelumnya, ia juga pernah menduduki sejumlah jabatan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Pada tahun 2013, ia tercatat menjabat sebagai Kepala Subbagian Otonomi Daerah dan Kerja Sama pada Bagian Tata Pemerintahan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Setahun sebelumnya, pada 2012, ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Kasi Trantibum) di Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun pelaporan 2025, Syamsul Auliya Rachman memiliki total kekayaan sebesar Rp12.039.790.782.

Kekayaan tersebut sebagian besar berasal dari aset tanah dan bangunan di Kabupaten Cilacap seluas 3.234 meter persegi yang bernilai sekitar Rp8 miliar, serta sebidang tanah seluas 140 meter persegi senilai Rp150 juta.

Baca Juga: Profil Fadia Arafiq, Kakak Fairuz Arafiq yang Terkena OTT KPK Bupati Pekalongan

Selain itu, ia juga memiliki harta bergerak berupa kendaraan dan mesin dengan nilai total Rp1,4 miliar. Aset tersebut terdiri dari mobil Toyota minibus tahun 2021 yang diperoleh melalui hibah tanpa akta senilai Rp900 juta serta mobil Toyota SUV tahun 2024 yang diperoleh dari hasil sendiri senilai Rp500 juta.

Syamsul juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp360 juta, kas dan setara kas sebesar Rp1.295.400.782, serta harta lainnya senilai Rp1.050.000.000. Dengan demikian, total kekayaan yang tercatat mencapai Rp12.255.400.782.

Namun, ia juga memiliki kewajiban atau utang sebesar Rp215.610.000. Setelah dikurangi utang tersebut, total kekayaan bersihnya tercatat sebesar Rp12.039.790.782.

(Sumber: Antara)

x|close