PBB: Lebih dari 4,1 Juta Orang Mengungsi akibat Eskalasi Konflik Timur Tengah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Mar 2026, 14:25
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Bangunan runtuh setelah serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, pada 6 Maret 2026. ANTARA/Xinhua/Bilal Jawich. Bangunan runtuh setelah serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, pada 6 Maret 2026. ANTARA/Xinhua/Bilal Jawich. (Antara)

Ntvnews.id, 

PBB – Lebih dari 4,1 juta orang menjadi pengungsi internal di Afghanistan, Iran, Lebanon, dan Pakistan sejak awal eskalasi terbaru di Timur Tengah.

Selain itu, sekitar 117.000 orang telah mencari suaka di negara lain. Hal tersebut disampaikan juru bicara utama Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Stephane Dujarric dalam jumpa pers harian pada Kamis 12 Maret 2026 dengan mengutip data dari Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi.

Baca Juga: AS Tuduh Rusia dan China Halangi Pengawasan Sanksi PBB terhadap Iran

Dujarric mengatakan bahwa para pekerja kemanusiaan PBB menilai kawasan Timur Tengah merupakan salah satu wilayah di dunia dengan jumlah penduduk terbesar yang membutuhkan bantuan kemanusiaan.

"Eskalasi terbaru berisiko memperdalam penderitaan warga sipil dan menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada infrastruktur sipil yang sudah rapuh," kata Dujarric.

PBB bersama para mitra kemanusiaannya saat ini terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak di berbagai negara. Organisasi tersebut juga menyatakan kesiapan untuk meningkatkan respons kemanusiaan guna membantu otoritas nasional apabila diperlukan.

Baca Juga: Konflik Timur Tengah, Puan Minta PBB Segera Bertindak

(Sumber: Antara)

x|close