Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung upaya pemerintah memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait pengasuhan positif dan kesetaraan gender.
"Media bisa menjadi sarana bagaimana menyampaikan kepada masyarakat tentang bahaya kekerasan, kemudian pentingnya pengasuhan positif, kesetaraan gender. Berbagai hal yang positif bisa lebih banyak disampaikan melalui media," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Senin, 9 Februari 2026, dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional 2026.
Menurut dia, media memiliki kontribusi besar dalam membentuk lingkungan sosial yang menolak segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak. Peran pers dinilai tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang memberikan pencerahan kepada publik.
"Pers yang sehat itu bukan hanya sebatas menyajikan informasi, tapi juga sebagai sarana edukasi untuk masyarakat yang mencerahkan. Saya melihat media turut membangun lingkungan sosial yang tidak menoleransi terhadap kekerasan apapun," kata Arifah Fauzi.
Baca Juga: Menteri PPPA Analisis Budaya Laki-laki Harus Kuat di Balik Tragedi Anak SD Akhiri Hidup di NTT
Ia menambahkan, media merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjalankan program-program pembangunan serta mencari solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
"Media bagi kami itu bukan hanya corong berita, tetapi media itu harus diajak sebagai mitra strategis. Kita harus bergandengan tangan dengan teman-teman wartawan. Ini lho kita ada persoalan ini kira-kira pandangan teman-teman wartawan seperti apa," kata Arifah Fauzi.
Selain itu, Arifah Fauzi juga menyoroti pentingnya pemberdayaan wartawan perempuan agar menjadi sosok yang tangguh dan berdaya, mengingat peran perempuan yang strategis dalam membangun keluarga dan bangsa.
"Bangsa yang kuat itu bangsa yang memiliki pondasi yang kuat, yaitu yang didasari oleh keluarga yang kuat juga. Keluarga yang kuat itu kan manajernya biasanya perempuan. Kalau perempuannya kuat, berkualitas, maka ini akan menjadi pondasi sebuah bangsa yang kuat juga," kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.
Hari Pers Nasional diperingati setiap 9 Februari. Pada tahun 2026, peringatan tersebut digelar di Serang, Banten, dengan mengusung tema "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat".
Baca Juga: Ucapan Selamat Hari Pers Nasional dari Istana, Tekankan Tanggung Jawab Media
(Sumber: Antara)
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi (Kementerian PPPA)