Viral di Medsos Penyerangan Pegawai Ritel di Pasar Minggu, Polisi Lakukan Penyelidikan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Feb 2026, 12:26
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Tangkapan layar video pegawai ritel yang diserang sekelompok orang di kawasan Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu, 31 Januari 2026. ANTARA/Dokumentasi Pribadi. Tangkapan layar video pegawai ritel yang diserang sekelompok orang di kawasan Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu, 31 Januari 2026. ANTARA/Dokumentasi Pribadi. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepolisian tengah menyelidiki kasus penyerangan terhadap pegawai sebuah toko ritel yang dilakukan oleh sekelompok orang di kawasan Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 31 Januari 2026 dini hari. Peristiwa tersebut sempat menjadi perhatian publik setelah videonya beredar luas di media sosial.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Mohamad Iskandarsyah mengatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung. “Masih dilidik,” kata Iskandarsyah kepada wartawan di Jakarta, Senin, 2 Februari 2026.

Ia menjelaskan bahwa hingga kini penyidik masih terus mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak guna mendalami peristiwa tersebut dan menentukan langkah hukum selanjutnya. Kepolisian juga menelusuri kronologi kejadian yang berujung pada aksi kekerasan di lokasi toko ritel itu.

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial yang diunggah akun @infojkt24 memperlihatkan sekelompok orang terlibat perseteruan hingga merusak barang-barang yang ada di dalam toko ritel. Dalam keterangan unggahan tersebut disebutkan adanya insiden sebuah mobil yang diduga menabrak sepeda motor yang terparkir di area toko.

Baca Juga: 60 Orang Jadi Tersangka Penyerangan Polrestro Jakarta Utara

Pemilik sepeda motor kemudian meminta pertanggungjawaban kepada pengemudi mobil atas kejadian tersebut. Pengemudi mobil disebut menyampaikan bahwa pihak keluarganya akan datang ke lokasi untuk menyelesaikan persoalan secara langsung.

Namun, situasi justru memanas ketika sekelompok orang yang mengaku sebagai keluarga pengemudi mobil tiba di lokasi. Mereka diduga melakukan penganiayaan terhadap pegawai toko, sehingga menimbulkan kerusuhan dan kerusakan di dalam ritel tersebut.

Akibat insiden itu, sejumlah pegawai mengalami luka-luka. Meski demikian, para korban memilih tidak melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian karena merasa khawatir akan adanya serangan susulan. Kepolisian tetap melakukan penyelidikan guna mengungkap fakta dan memastikan penanganan kasus sesuai ketentuan hukum.

Baca Juga: Polisi Tangkap 4 Tersangka Provokasi Penyerangan Brimob Cikeas, Ini Pasal yang Menjeratnya

(Sumber: Antara) 

x|close