Bulog Mau Ekspor 1 Juta Ton Beras, DPR: Kebijakan Mengancam Perut Rakyat!

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Feb 2026, 18:27
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Firman Soebagyo. (Antara) Firman Soebagyo. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Urusan Logistik (Bulog) berencana mengekspor 1 juta ton beras ke Asia. Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo menilai kebijakan itu mengancam perut rakyat.

Sebab, kebijakan tersebut dinilai berisiko tinggi. Ia pun mengingatkan pemerintah agar tidak gegabah merencanakan ekspor beras di tengah kondisi ketahanan pangan nasional yang masih rapuh.

Menurut Firman, Indonesia baru saja mengalami krisis beras pada 2023 akibat El Nino yang memicu kemarau panjang dan memaksa pemerintah mengimpor dalam jumlah besar.

Kondisi saat ini, dinilainya juga masih diwarnai anomali cuaca, potensi banjir, dan risiko gagal panen.

"Jangan ulangi kesalahan masa lalu. Beras bukan komoditas biasa, ini menyangkut perut rakyat. Kalau salah hitung, harga bisa melonjak dan pasokan bisa terganggu," ujar Firman, Senin, 9 Februari 2026.

Ia meminta pemerintah dan Bulog memprioritaskan penguatan cadangan beras nasional sebelum berbicara soal ekspor. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan.

Firman turut meminta pemerintah meningkatkan produksi dalam negeri dan memperkuat sistem antisipasi dampak cuaca ekstrem. Sehingga, pada akhirnya Indonesia tidak kembali tergantung pada impor.

x|close