Dukung Gaza, Wali Kota New York Terima Ancaman Pembunuhan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Jul 2026, 06:55
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Wali Kota New York, Amerika Serikat, Zohran Mamdani. ANTARA/Anadolu/aa. Wali Kota New York, Amerika Serikat, Zohran Mamdani. ANTARA/Anadolu/aa. (Antara)

Ntvnews.id, New YorkWali Kota New York, Amerika Serikat, Zohran Mamdani, mengungkapkan bahwa dirinya menjadi sasaran ancaman pembunuhan akibat sikapnya yang secara terbuka mendukung perjuangan rakyat Palestina di Jalur Gaza.

Dalam wawancara bersama Rolling Stone, Mamdani mengatakan ia dan istrinya telah menerima berbagai bentuk intimidasi, termasuk ancaman pembunuhan, setelah menyuarakan dukungan terhadap keadilan bagi warga Gaza.

"Sulit untuk mempersiapkan diri menghadapi ancaman pembunuhan, tapi ketika Anda siap untuk membela semua orang, akan ada konsekuensinya," ucap Mamdani, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Sabtu, 25 Juli 2026.

Mamdani menjelaskan bahwa ancaman tersebut sebenarnya telah ia alami sejak masih menjadi anggota New York State Legislature. Pada masa itu, ia dikenal lantang mengkritik bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel serta mengecam pembunuhan warga sipil Palestina.

Baca Juga: Zohran Mamdani Tolak Kedatangan Netanyahu ke New York, Desak Tangkap Jika Hadiri Sidang PBB

Ia menuturkan, intimidasi yang diterimanya sudah berlangsung sebelum menjabat sebagai wali kota dan terus berlanjut setelah resmi memimpin Kota New York.

Belakangan, Mamdani kembali menjadi sorotan setelah menyatakan pemerintah federal Amerika Serikat seharusnya menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu apabila memasuki wilayah AS.

Menurut Mamdani, tindakan militer Israel di Palestina layak membuat Netanyahu diadili di Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC). Ia juga sempat menegaskan bahwa Netanyahu tidak akan disambut jika berkunjung ke New York.

Namun, dalam pernyataan terbarunya, Mamdani mengakui dirinya tidak memiliki kewenangan untuk menangkap Netanyahu. Ia mengatakan langkah yang dapat diambil hanya sebatas menolak kedatangannya, karena kewenangan penangkapan berada di tangan pemerintah federal Amerika Serikat.

x|close