Aksi Pria Tendang Kucing hingga Mati Viral di Blora, Polisi Buru Pelaku

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Feb 2026, 12:53
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Pria Tendang Kucing di Blora Pria Tendang Kucing di Blora (TikTok)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah kasus kekerasan terhadap hewan menggegerkan Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Aparat kepolisian kini bergerak cepat memburu seorang pria yang terekam menendang seekor kucing hingga mati.

Peristiwa ini terungkap setelah sebuah video beredar luas di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan seorang wanita sedang menuntun kucing berwarna abu kehitaman di area gelanggang olahraga.

Saat keduanya berjalan, seorang pria tiba-tiba muncul dari arah berlawanan sambil berlari, lalu mendadak menendang kepala kucing itu dengan keras. Akibat tendangan tersebut, kucing itu langsung kejang dan tak lama kemudian mati.

Baca Juga: Adjie Pangestu Bukan Mantan Kekasih Denada

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan dan langsung melakukan langkah penyelidikan. Ia memastikan aparat Polres Blora sudah turun ke lapangan untuk mengejar pelaku.

“Peristiwa ini terjadi di Blora dan kami meminta kepada Polres Blora untuk menindaklanjuti dari peristiwa ini. Pelaku sudah teridentifikasi. Polisi sudah bergerak ke lapangan,” ujar Artanto dalam keterangannya, dilansir pada Senin, 2 Februari 2026. 

Artanto menyebut pihak kepolisian sangat prihatin atas tindakan keji tersebut. Ia menekankan agar proses penyelidikan dilakukan secara tuntas untuk mengetahui latar belakang tindakan pelaku.

Baca Juga: Investasi KEK Tembus Rp335 Triliun, Serap Lebih dari 248 Ribu Tenaga Kerja

“Tentunya kami berharap setelah kami ketahui siapa yang melakukan ini segera kami memeriksa dan kami ingin tahu motivasinya apa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Artanto mengingatkan pentingnya mencegah kekerasan terhadap hewan agar tidak kembali terjadi. Menurutnya, hewan berhak mendapatkan perlakuan yang layak.

“Kami cukup prihatin terhadap peristiwa tersebut dan kami harapkan peristiwa ini tidak terjadi kembali dan saya kira kepada rekan-rekan komunitas penggemar kucing ini mari kami mendoakan supaya peristiwa ini tidak terulang kembali,” tutur Artanto.

Di akhir keterangannya, ia menjelaskan bahwa pihak yang memviralkan video tersebut merupakan saksi, bukan pelapor ataupun terlapor.

x|close