33 Persen Petugas Haji 2026 Perempuan, Tertinggi dalam Sejarah Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Jan 2026, 13:10
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi saat wawancara doorstop di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu, 28 Januari 2026 malam. ANTARA/HO-Kemenhaj Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi saat wawancara doorstop di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu, 28 Januari 2026 malam. ANTARA/HO-Kemenhaj (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengapresiasi peningkatan jumlah petugas haji perempuan pada penyelenggaraan haji tahun 2026 yang mencapai 33 persen, tertinggi sepanjang sejarah haji Indonesia.

"Alhamdulillah tahun ini ada 33 persen petugas haji perempuan, ini jumlah terbesar selama sejarah penyelenggaraan haji di Indonesia. Jadi ini kebahagiaan luar biasa bagi saya khususnya sebagai Menteri PPPA," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Asrama Haji, Jakarta, Rabu, 28 Januari 2026.

Menurut dia, keterlibatan petugas haji perempuan sangat penting untuk menjawab kebutuhan pelayanan jamaah perempuan, terutama jamaah lanjut usia yang jumlahnya cukup besar. Ia menilai pada penyelenggaraan sebelumnya, jumlah petugas perempuan masih belum memadai.

"Ada beberapa masukan yang kami sampaikan sebagai catatan kami di tahun 2025. Salah satunya adalah jumlah petugas haji perempuan yang belum mencukupi untuk bisa melayani jamaah-jamaah haji perempuan yang waktu itu kebanyakan lansia. Waktu itu saya nawarnya 50 persen (petugas haji perempuan), tapi nampaknya belum bisa dipenuhi, karena kalau kita lihat jumlah jamaah haji perempuan sekarang kan ada di 55,4 persen," kata Arifah Fauzi.

Baca Juga: Menhaj Larang Kepala Daerah Jadi Petugas Haji Daerah 2026

Resmi Diberangkatkan, Pemerintah Lepas Petugas Haji Gelombang pertama <b>(ANTARA)</b> Resmi Diberangkatkan, Pemerintah Lepas Petugas Haji Gelombang pertama (ANTARA)

Dalam kesempatan tersebut, Arifah Fauzi juga menekankan pentingnya sikap empati dan kepekaan petugas haji dalam memberikan pelayanan kepada calon jamaah haji, khususnya perempuan. Ia menyebut petugas haji merupakan representasi kehadiran negara di Tanah Suci.

"Yang penting adalah pelayanan berangkat dari hati, empati, dan memperhatikan kebutuhan spesifik perempuan, yang itu tidak bisa dilakukan oleh petugas laki-laki," kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.

Data menunjukkan jumlah jamaah haji Indonesia pada 2025 mencapai 203.149 orang, dengan jamaah perempuan sebanyak 112.838 orang atau sekitar 55,54 persen, sedangkan jamaah laki-laki berjumlah 90.311 orang atau 44,46 persen.

Dari sisi usia, terdapat 44.085 jamaah lansia berusia 65 tahun ke atas, dengan komposisi 22.909 perempuan dan 21.176 laki-laki, serta rentang usia jamaah yang sangat luas, mulai dari 17 tahun hingga 108 tahun, termasuk jamaah penyandang disabilitas dan anak-anak yang mendampingi keluarga.

Baca Juga: Wamen Haji: Petugas Haji Harus Prioritaskan Pelayanan Jamaah, Bukan Nebeng Naik Haji

(Sumber: Antara) 

x|close