BPJS Ketenagakerjaan Buka Suara soal Video Viral Calon Pegawai Jalan di Atas Bara Api

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Jul 2026, 22:19
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan. (BPJS Ketenagakerjaan)

Ntvnews.id, Jakarta - BPJS Ketenagakerjaan angkat bicara terkait video viral yang memperlihatkan calon pegawainya berjalan di atas bara api dalam Program Orientasi Persiapan Kerja (OPK). Lembaga tersebut menegaskan bahwa aktivitas tersebut bukan materi utama maupun kewajiban yang harus diikuti seluruh peserta.

Deputi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan Erfan Kurniawan mengatakan pihaknya memahami perhatian publik terhadap video yang ramai diperbincangkan di media sosial.

"BPJS Ketenagakerjaan memahami adanya berbagai perhatian dan tanggapan masyarakat terhadap konten yang beredar di media sosial terkait salah satu sesi dalam Program Orientasi Persiapan Kerja (OPK)," kata Erfan dalam keterangannya, Jumat, 31 Juli 2026.

Erfan menjelaskan, OPK merupakan bagian dari proses pembentukan sumber daya manusia BPJS Ketenagakerjaan. Program itu dirancang sebagai fondasi awal agar calon pegawai memiliki kompetensi, integritas, etika kerja, karakter, hingga kesiapan mental yang sejalan dengan nilai organisasi dan prinsip good governance.

Ia menuturkan, pelaksanaan OPK dilakukan secara terstruktur melalui berbagai metode pembelajaran, baik di dalam maupun di luar kelas. Pendekatan tersebut bertujuan membangun kompetensi teknis, kemampuan bekerja sama, kepemimpinan, komunikasi, disiplin, kemampuan beradaptasi, serta kepedulian dalam memberikan pelayanan kepada peserta.

Terkait aktivitas berjalan di atas bara api, Erfan menegaskan bahwa kegiatan tersebut hanya menjadi salah satu metode pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning).

"Aktivitas tersebut bukan merupakan substansi utama maupun kewajiban dalam keseluruhan rangkaian OPK," ujarnya.

Menurut dia, metode tersebut digunakan sebagai salah satu pendekatan untuk membangun kepercayaan diri, pengendalian diri, disiplin, dan ketangguhan mental peserta.

Erfan juga memastikan seluruh rangkaian OPK dilaksanakan dengan pendampingan instruktur yang kompeten serta mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan.

"Seluruh rangkaian Program OPK dilaksanakan dengan pendampingan instruktur yang kompeten... serta mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan peserta," katanya.

Lebih lanjut, BPJS Ketenagakerjaan menyatakan terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk penyempurnaan program ke depan.

"Evaluasi akan terus dilakukan agar setiap metode pembelajaran... menjunjung tinggi aspek keselamatan," ucap Erfan.

Ia menegaskan BPJS Ketenagakerjaan tetap berkomitmen mencetak insan yang profesional, berintegritas, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan.

"Kualitas pelayanan kepada peserta sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya," tuturnya.

Erfan juga memastikan bahwa seluruh peserta yang mengikuti pelatihan tersebut berada dalam kondisi baik usai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

"Kami pastikan bahwa seluruh peserta dalam pelatihan tersebut dalam kondisi yang baik dan siap melayani peserta di seluruh Indonesia," pungkasnya.

 
 
 

HIGHLIGHT

x|close