Miris! Remaja Ini Alami Cedera Serius Usai Ditendang Polisi Saat Ditangkap

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Jul 2025, 17:07
thumbnail-author
Dedi
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
ilustrasi penis ilustrasi penis (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Seorang remaja di Wales, Inggris Raya mengalami cedera serius setelah ditendang di selangkangan oleh seorang petugas polisi saat penangkapan. Harley Murphy, 17 tahun, kehilangan separuh testisnya akibat insiden tersebut yang terjadi di luar kelab malam Cube di Bangor, Gwynedd, pada dini hari tanggal 29 Januari 2023.

Sidang terbaru di Mold Crown Court, seperti dilaporkan BBC pada 23 April 2025, mengungkap detil mengejutkan dari insiden yang menyeret petugas kepolisian dari Anglesey, Ellis Thomas, sebagai terdakwa.

Jaksa Penuntut Umum Elen Owen menjelaskan bahwa Thomas menendang Murphy menggunakan lutut ketika mencoba menjatuhkannya ke tanah. Akibatnya, salah satu testis Murphy pecah hingga 50 persen dan harus diangkat melalui prosedur operasi darurat.

“Rasa sakitnya langsung terasa dan tidak seperti yang pernah ia rasakan sebelumnya,” kata Murphy saat memberikan kesaksian di persidangan.

Insiden bermula dari pertengkaran di depan kelab malam saat Murphy dalam keadaan mabuk. Ketegangan meningkat ketika seorang teman Murphy didorong jatuh dari tangga oleh petugas keamanan, yang kemudian memicu kemarahan remaja itu.

Jaksa menyebut Murphy sempat melontarkan hinaan kepada polisi sebelum akhirnya perlawanan fisik terjadi. Dalam persidangan, disebutkan bahwa ketika Thomas mencoba menjatuhkan Murphy, remaja itu melawan.

Tindakan itulah yang berujung pada tendangan ke arah selangkangan. Setelah diamankan, Murphy dibawa ke kantor polisi dan baru keesokan harinya mendapatkan perawatan di Unit Gawat Darurat Ysbyty Gwynedd, Bangor. Dokter menyatakan bahwa cedera tersebut berpotensi menyebabkan nyeri berkepanjangan.

Jaksa Owen menambahkan bahwa rekaman CCTV yang menunjukkan tindakan Thomas akan diputar di hadapan juri. Dalam rekaman tersebut, terdakwa terlihat mengangkat kakinya secara tiba-tiba.

Di pengadilan, terungkap pula komentar yang dilontarkan Thomas setelah kejadian. Ia mengatakan kepada Murphy, “Kamu menyebutku berkacamata, menghakimi, dan mendorongku, itulah akibatnya.” Thomas juga terdengar mengatakan kepada rekan-rekannya, “Akulah yang menjatuhkannya.”

Murphy dalam wawancara dengan polisi mengaku kecewa dengan cara penanganan petugas.

“Saat itulah dia mencengkeramku dan bilang bahwa aku melawan. Seorang polisi menendang selangkanganku, dan aku langsung merasakan sakit yang belum pernah kurasakan sebelumnya,” ujarnya.

Setelah dibawa masuk ke mobil polisi, Murphy sempat mencoba mendobrak pintu karena merasa perlu segera mendapatkan perawatan medis. Ia juga menyebut bahwa dirinya disemprot merica oleh petugas yang ia yakini sebagai polisi yang sama, yaitu yang berkacamata.

Kasus ini masih berlanjut di pengadilan, dengan fokus utama pada apakah tindakan kekerasan yang dilakukan oleh petugas bisa dibenarkan sebagai bagian dari prosedur penangkapan atau merupakan bentuk kekuatan berlebihan terhadap seorang remaja.

x|close