Ntvnews.id, Amerika Serikat - Departemen Keuangan Amerika Serikat pada Rabu, 4 November 2026 waktu setempat, resmi menjatuhkan sanksi tegas terkait Iran yang menyasar lima individu serta sepuluh entitas korporasi dari berbagai negara atas dugaan keterlibatan mereka dalam mendukung operasional armada bayangan Iran.
Di hari yang sama, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menegaskan kembali komitmen Washington untuk terus memutus segala bentuk jalur dukungan finansial maupun logistik bagi Iran.
"Seperti yang sudah kami sampaikan berkali-kali, di bawah Operation Economic Outcast, Anda berada di pihak kami atau melawan kami. Kami tahu di mana Anda berada, dan kami akan menjatuhkan sanksi kepada mereka yang terus mendukung rezim Iran baik melalui jalur darat, laut, ataupun udara," tulisnya melalui platform X.
Sebelumnya pada bulan Agustus lalu, Bessent telah memaparkan secara rinci mengenai strategi kampanye isolasi ekonomi yang secara khusus membidik Iran beserta negara-negara yang kedapatan menjadi pendukungnya.
Langkah penjatuhan sanksi bertubi-tubi ini dirancang dengan tujuan utama untuk memblokir setiap celah dan sumber pendapatan potensial yang selama ini menjadi penopang pendanaan bagi rezim Teheran.
Arsip foto - Sebuah spanduk raksasa yang menampilkan gambar bendera Iran serta slogan berbunyi (Antara)