Iran Bantah Tuduhan Terlibat Serangan Drone ke Pipa Minyak Arab Saudi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Sep 2026, 09:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Rudal Iran. Ilustrasi - Rudal Iran. (Antara)

Ntvnews.id, Taheran - Pemerintah Iran membantah tuduhan terlibat dalam serangan drone yang dilakukan milisi Houthi, kelompok yang menguasai sebagian wilayah Yaman, terhadap jalur pipa minyak utama Arab Saudi.

Serangan tersebut menyasar jaringan pipa East-West yang berada di wilayah Riyadh dan Madinah pada pekan lalu. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menegaskan negaranya tidak terlibat dalam serangan tersebut.

Baghaei juga menolak tudingan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Iran berada di balik serangan terhadap infrastruktur minyak Saudi.

"Iran tak terlibat dalam diskusi terkait Yaman," kata Esmail dalam konferensi pers pada Senin, 14 September 2026, dilansir dari Tasnim News, Selasa, 15 September 2026.

Dia menyatakan Iran tetap mencermati perkembangan yang terjadi di kawasan tersebut. Menurutnya, ada pihak-pihak tertentu yang berupaya memanfaatkan perpecahan di antara negara-negara Muslim untuk semakin memperuncing konflik.

"Sangat jelas bahwa rakyat Yaman membuat keputusan mereka sendiri," ujar Baghaei.

Baca Juga: AS Serang Peluncur Rudal Iran di Pulau Larak, Pertama Sejak Juli

Baghaei menilai perkembangan di Yaman tidak dapat dipisahkan dari latar belakang konflik yang terjadi selama ini. Dia menyebut Yaman menghadapi tekanan yang tidak adil dari sejumlah negara Arab.

Dalam beberapa waktu terakhir, Arab Saudi dan Houthi memang terlibat dalam konflik yang membuat keduanya saling menyerang, termasuk dengan menyasar berbagai infrastruktur.

Baghaei mengatakan keputusan yang diambil masyarakat Yaman merupakan respons terhadap kondisi tersebut demi memperjuangkan hak-hak mereka.

Pernyataan Iran itu disampaikan setelah Trump menuding Teheran sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan drone terhadap jaringan pipa minyak Arab Saudi.

"Saya pikir memang demikian (Iran yang bertanggung jawab), mungkin memang demikian," kata Trump.

TERKINI

Load More
x|close