Ntvnews.id, Jakarta -Langkah akselerasi pembangunan dari tingkatan terbawah terus dipacu pemerintah. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengajak Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) untuk bersinergi mewujudkan target Astacita ke-6 Presiden Prabowo Subianto.
Misi utama kebijakan tersebut berfokus pada pemerataan ekonomi serta penanggulangan kemiskinan melalui pendekatan pembangunan berbasis desa. "Baru dalam pemerintahan Presiden Prabowo desa ditempatkan sebagai subjek pembangunan dan ditempatkan dalam Astacita. Oleh karena itu, mari kita sukseskan Astacita ini," kata Mendes saat memberikan arahan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) AKSI di Gedung Pustakaloka Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (9/9).
Sebagai bentuk penerjemahan dari Astacita tersebut, Kemendes PDT telah menyusun skema '12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia'. Kerangka kerja ini membawahi serangkaian program prioritas, seperti pemaksimalan potensi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), penataan Desa Tematik, pengembangan Desa Wisata, penguatan Desa Ekspor, hingga pemantapan Desa Berketahanan Iklim.
Di saat bersamaan, Yandri menyoroti besarnya peluang dari integrasi program nasional di tingkat tapak, salah satunya melalui kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Skema operasional koperasi ini dirancang agar memberi dampak langsung bagi kesejahteraan warga, mulai dari penyerapan tenaga kerja lokal hingga kepemilikan aset desa berupa gerai, gudang, dan armada transportasi. Pembagian hasilnya pun diproyeksikan menyumbang 20 persen keuntungan sebagai Pendapatan Asli Desa (PADes).
Menanggapi berbagai tantangan di lapangan, Yandri menyerukan soliditas para kepala desa untuk mengeksekusi deretan program strategis lainnya. Salah satunya yakni program Swasembada Ekonomi Hijau dan Pangan Terintegrasi (Sehati) yang disiapkan dengan alokasi bantuan mencapai Rp2,5 miliar per desa untuk target 10.000 desa.
Sektor pemberdayaan generasi muda turut mendapat porsi perhatian. Melalui program Pemuda Bangun Desa, Bangun Indonesia, Kemendes memfasilitasi beasiswa senilai Rp300 juta bagi satu pemuda terpilih dari tiap desa untuk menimba ilmu di Jepang, sekaligus membuka peluang kerja bergaji puluhan juta rupiah.
"Kita juga sudah kick off Duta Desa Gen Z dengan hadiah yang sangat menarik," kata mantan Wakil Ketua MPR RI ini.
(Sumber: Antara)
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) AKSI di Gedung Pustakaloka Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (9/9/2026). (Antara)