Ntvnews.id, Serpong - Asosiasi Ojol Nusantara (AON) mengimbau seluruh pengemudi ojek online (ojol) yang tengah menyampaikan aspirasi di Gedung DPR RI agar senantiasa menjaga ketertiban serta mengedepankan cara-cara yang damai.
Ketua Umum AON, Dianton, menekankan pentingnya penyampaian pendapat secara kondusif dan santun demi kelancaran bersama di wilayah Jabodetabek.
“Kita boleh menyampaikan pendapat, tapi utamakan cara yang dingin, yang sejuk. Harapan kami ojol di Jabodetabek semuanya bisa berjalan dengan lancar,” kata Dianton usai menghadiri acara Gebyar Keselamatan Berlalu Lintas di Pusdiklantas Polri, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis, 27 Agustus 2026.
Dianton juga mendesak pemerintah agar dapat segera merespons serta mendengarkan tuntutan para pengemudi ojol, mengingat adanya kabar bahwa aksi unjuk rasa masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Ia menegaskan bahwa AON sangat menghargai hak konstitusional setiap individu dalam berpendapat.
“Kita pada dasarnya terbuka untuk menyampaikan pendapat masing-masing, karena hal itu adalah hak dari individu masing-masing,” katanya.
Meski demikian, Dianton mengingatkan agar massa tidak terprovokasi hingga melakukan tindakan anarkis yang merugikan.
“Jangan anarkis. Tetap kita santun, negara kita ini adalah negara timur, budaya timur tetap kita kedepankan,” pungkas Dianton.
Guna mengantisipasi dinamika di lapangan, sebanyak 18.504 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan jalannya unjuk rasa di berbagai titik wilayah Jakarta Pusat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold EP Hutagalung menyampaikan bahwa skema pengamanan berlapis telah diterapkan guna menjamin kebebasan berpendapat tetap berjalan aman dan tertib.
"Pengamanan mulai dilakukan sejak pukul 07.00 WIB dengan melibatkan sejumlah pejabat utama dan perwira pengendali," kata Reynold.
kata Ketua Umum Asosiasi Ojol Nusantara (AON), Dianton (tengah) memberikan keterangan usai acara kegiatan Gebyar Keselamatan Berlalu Lintas yang digelar Korlantas Polri bersama para pemangku kepentingan dan komunitas ojol di Pusdiklantas Polri di Serpong, Kota Tangerang Selatan, Kamis (27/8/2026). (Antara)