Mendes Dorong Kades Merangin Kembangkan Desa Tematik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Agu 2026, 15:02
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto memberikan pengarahan kepada 205 Kepala Desa asal Kabupaten Merangin, yang mengikuti Retret di Resimen Induk Kodam (Rindam) III Siliwangi, Bandung Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto memberikan pengarahan kepada 205 Kepala Desa asal Kabupaten Merangin, yang mengikuti Retret di Resimen Induk Kodam (Rindam) III Siliwangi, Bandung (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mendorong para kepala desa (kades) asal Kabupaten Merangin, Jambi, untuk mengembangkan program desa tematik sesuai dengan potensi masing-masing wilayah.

Menurut Yandri, pengembangan desa tematik dapat membuka peluang bagi desa untuk menjadi pemasok bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Kebutuhan bahan baku program MBG sangat besar jadi ini bisa jadi peluang ekonomi yang bagus," ujar Yandri saat memberikan pengarahan kepada 205 kepala desa asal Kabupaten Merangin yang mengikuti Retret di Resimen Induk Kodam (Rindam) III Siliwangi, Bandung, Senin, 24 Agustus 2026.

Program desa tematik diarahkan untuk mengoptimalkan pembangunan berdasarkan potensi yang dimiliki setiap desa. Sebagai contoh, desa yang memiliki potensi perikanan dapat dikembangkan menjadi sentra penghasil ikan nila.

Dengan pengembangan desa tematik, khususnya pada sektor pangan, desa dapat mengambil bagian dalam memasok kebutuhan bahan baku MBG. Yandri menilai hal tersebut sekaligus dapat membuat manfaat ekonomi dari program tersebut dirasakan secara langsung oleh masyarakat desa.

Baca Juga: Mendes Yandri Tegaskan KDMP Bakal Gandeng Warung dan Toko Kelontong Desa

Selanjutnya, Yandri menyampaikan Kemendes PDT terus membangun kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung pengembangan desa, termasuk melalui sumber pendanaan di luar APBN.

Salah satunya melalui kerja sama dengan Hakko Fukushikai Foundation dari Jepang untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) desa melalui program beasiswa bagi pemuda desa.

"Kita ada program Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia, ini peluang bagi pemuda asal Kabupaten Merangin," ujar mantan Wakil Ketua MPR RI tersebut.

Kemendes PDT juga mendorong pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) melalui kerja sama dengan New Hope Fintech dari China. Kolaborasi tersebut nantinya diarahkan pada pendampingan serta pemberdayaan desa dengan memanfaatkan teknologi.

Selain itu, melalui program prioritas Bangun Desa, Bangun Indonesia, Kemendes PDT akan mendorong pengembangan desa ekspor dengan menyesuaikan komoditas yang dimiliki setiap desa.

"Saat ini, kita telah disiapkan 49 Negara Tujuan Ekspor," kata Yandri.

Yandri juga mengajak para kepala desa di Merangin untuk mendukung program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Menurutnya, masyarakat desa menjadi pihak yang dapat merasakan langsung manfaat dari pelaksanaan program tersebut.

Baca Juga: Kemendes Maksimalkan Kerja Sama di Luar APBN untuk Tingkatkan Kesejahteraan Desa

Ia turut menyinggung Program Swasembada Ekonomi Hijau dan Pangan Terintegrasi atau Sehati yang merupakan hasil kerja sama Kemendes PDT dengan Bank Dunia.

"Program ini bakal menyasar 7.000 hingga 10.000 desa, dimana setiap desa bisa peroleh bantuan hingga Rp2,5 miliar," kata Yandri.

Karena itu, ia meminta para kepala desa di Merangin menyiapkan program dan proposal secara maksimal dengan menyesuaikannya pada potensi masing-masing desa agar dapat memperoleh manfaat dari program tersebut.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close