Tiga Kapal TNI AL Dikerahkan Cari 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Sep 2026, 12:00
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad memberikan keterangan resmi terkait update operasi pencarian jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda pada hari ke tiga di Pandeglang, Banten Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad memberikan keterangan resmi terkait update operasi pencarian jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda pada hari ke tiga di Pandeglang, Banten (Antara)

Ntvnews.id, Pandeglang - Tim SAR gabungan mengerahkan tiga kapal perang TNI Angkatan Laut (AL) untuk memperkuat pencarian jurnalis yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad mengatakan tiga kapal perang yang dilibatkan dalam operasi tersebut adalah KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, dan KRI Lepu-861. Keterangan itu disampaikannya di Pandeglang, Kamis, 10 September 2026.

"Pengerahan kapal perang dilakukan untuk memperkuat operasi pencarian sekaligus memperluas area penyisiran di perairan Selat Sunda," katanya.

Selain tiga kapal perang tersebut, TNI AL turut menurunkan sejumlah unsur kapal lainnya untuk mendukung operasi pencarian. Unsur tersebut terdiri atas KAL Anyer I.3-64 dan RHIB Peucang dari Lanal Banten serta KAL Siaga dari Lanal Lampung.

"Untuk kapal-kapal besar TNI AL masih tetap dilibatkan. Jadi nanti kita akan melihat prediksi angin dan arus, kemungkinan kita akan memperluas pencarian ke arah utara," ujarnya.

Baca Juga: Basarnas Optimalkan Kekuatan Cari Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Memasuki hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan kembali memperluas wilayah penyisiran dengan mempertimbangkan arah angin dan arus laut. Area pencarian mencakup sisi selatan dan utara Gunung Anak Krakatau, menyesuaikan lokasi aktivitas para jurnalis sebelum dilaporkan hilang kontak.

"Pada pencarian hari kedua, tim SAR gabungan membagi area pencarian ke sejumlah sektor dengan melibatkan sekitar sembilan unsur kapal dan tujuh Search and Rescue Unit (SRU)," ucapnya.

Al Amrad menjelaskan, pada operasi hari kedua, KN SAR Tetuka melakukan penyisiran hingga 68,3 nautical mile (NM), sedangkan KAL Anyer mencapai 69,5 NM. Unsur SAR lainnya menyisir wilayah sekitar Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, Rakata, Pulau Panjang hingga kawasan Gunung Anak Krakatau.

KRI Leuser dan KRI Lepu juga menjalankan penyisiran pada sektor yang telah ditentukan. Namun, sampai operasi pencarian hari kedua selesai, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan orang-orang yang masih dalam pencarian.

Baca Juga: Kemkomdigi Perkuat Konektivitas Telekomunikasi untuk Dukung Pencarian Jurnalis di Selat Sunda

"Pencarian akan diperluas ke sisi utara Gunung Anak Krakatau setelah wilayah selatan disisir hingga radius sekitar 20 nautical mile (NM)," kata dia.

(Sumber: Antara)

x|close