Trump Senang Parati Sayap Kanan Menang di Jerman

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Sep 2026, 08:26
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden AS Donald Trump menggelar konferensi pers di Kompleks Kepresidenan sebagai bagian dari KTT NATO ke-36 para Kepala Negara dan Pemerintahan di Ankara, Turkiye, pada 8 Juli 2026 Presiden AS Donald Trump menggelar konferensi pers di Kompleks Kepresidenan sebagai bagian dari KTT NATO ke-36 para Kepala Negara dan Pemerintahan di Ankara, Turkiye, pada 8 Juli 2026 (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut positif kemenangan partai sayap kanan Alternatif untuk Jerman (AfD) dalam pemilihan negara bagian di Jerman. Trump menilai hasil tersebut mencerminkan meningkatnya ketidakpuasan masyarakat Jerman terhadap kebijakan imigrasi pemerintah.

Dilansir dari AFP, Kamis, 10 September 2026, Trump menyampaikan dukungannya melalui unggahan di platform Truth Social pada Selasa, 8 September 2026.

"Wow! Partai Populis di Jerman baru saja mengalami malam yang sangat besar," kata Trump dalam unggahannya.

Trump kemudian menghubungkan perolehan suara AfD dengan meningkatnya penolakan masyarakat Jerman terhadap kebijakan imigrasi yang diberlakukan pemerintah.

"Mereka akhirnya muak dengan peraturan dan ketentuan imigrasi yang benar-benar mengerikan yang telah sangat merugikan Jerman. Mereka sedang bangkit, dan tidak akan menoleransinya lagi! MGGA!!!" tulis Trump.

MGGA merupakan akronim dari "Make Germany Great Again" yang berarti "Jadikan Jerman Hebat Kembali".

Baca Juga: Trump Usul Ganti Nama New Mexico Jadi 'New America'

Dalam pemilihan yang digelar pada Minggu, AfD berhasil meraih 43,8 persen suara di Saxony-Anhalt, wilayah Jerman bagian timur. Hasil tersebut menjadi perolehan suara terbesar yang pernah diraih AfD dalam pemilihan tingkat negara bagian di Jerman.

Sebagai pembanding, Uni Demokrat Kristen (CDU) yang dipimpin Kanselir Friedrich Merz hanya mendapatkan 17,2 persen suara di Saxony-Anhalt, seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Di sisi lain, badan intelijen domestik Jerman telah menetapkan cabang regional AfD sebagai organisasi ekstremis sayap kanan yang terbukti.

Lembaga tersebut menyatakan terdapat unsur-unsur di dalam AfD yang mendorong konsep identitas nasional berdasarkan etnis dan bersifat rasis. Menurut badan intelijen itu, pandangan tersebut bertentangan dengan prinsip tatanan konstitusional demokratis yang berlaku di Jerman.

Klasifikasi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat partai-partai politik arus utama di Jerman tetap menutup kemungkinan untuk bekerja sama maupun membentuk pemerintahan bersama AfD.

TERKINI

Trump Senang Parati Sayap Kanan Menang di Jerman

Luar Negeri Kamis, 10 Sep 2026 | 08:26 WIB

KPK Akui Pernah Segel Ruangan Dirjen Bea Cukai Saat OTT

Nasional Kamis, 10 Sep 2026 | 08:08 WIB

Viral Bisnis Jasa Garuk Punggung Raup Rp236 Juta per Bulan

Luar Negeri Kamis, 10 Sep 2026 | 07:57 WIB

Iran Umumkan Zona Terlarang di Selat Hormuz, Apa Saja?

Luar Negeri Kamis, 10 Sep 2026 | 07:29 WIB

Netanyahu Sebut Iran di Ambang Keruntuhan

Luar Negeri Kamis, 10 Sep 2026 | 07:16 WIB

Helikopter Medis 'Flying Doctor' Jatuh, 5 Orang Tewas

Luar Negeri Kamis, 10 Sep 2026 | 06:58 WIB

AS Hancurkan 5 Kapal Tanker Iran

Luar Negeri Kamis, 10 Sep 2026 | 06:45 WIB
Load More
x|close