Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerima kunjungan delegasi rabi dari komunitas Yahudi Hasidut yang dikenal memiliki pandangan anti-Zionis di Gedung Putih, Washington DC.
DIlansir dari Anadolu, Sabtu, 5 September 2026, dalam pertemuan tersebut, para rabi menyerahkan surat yang berisi desakan agar perang di Jalur Gaza, Palestina, segera dihentikan. Isi surat itu juga menegaskan bahwa gerakan Zionis maupun para pemimpin Israel tidak mewakili suara komunitas Yahudi secara keseluruhan, seperti dikutip Al Jazeera.
Salah satu tokoh yang hadir adalah Rabi Agung Aaron Teitelbaum. Ia sebelumnya dikenal kerap mengkritik Israel dan menegaskan bahwa komunitas Yahudi tidak memiliki keterlibatan dengan agresi yang dilakukan pemerintah Israel di Gaza.
"Kami tak punya perang dalam Zionisme, kami tak terlibat dalam perang mereka, kami tak terlibat dengan pemerintah Israel" kata Aaron pada Juli tahun lalu.
Media Israel melaporkan sejumlah tokoh Yahudi Hasidut lainnya turut hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka di antaranya Rabi Zalman Leib Teitelbaum, Rabi Bobov, Rabi Vizhnitz, serta Kepala Yeshiva Lakewood Malkiel Kotler.
Pertemuan itu juga dihadiri Jared Kushner, menantu Trump sekaligus utusan Dewan Perdamaian (Board of Peace), Wakil Presiden AS JD Vance, serta anggota DPR dari Partai Republik Mike Lawler.
Baca Juga: Trump Tak Paksa Iran Berunding, Serukan Rakyat Iran untuk Berjuang
Sejumlah sumber yang mengetahui jalannya pertemuan menyebut Vance sempat melontarkan candaan kepada para rabi. Ia menyinggung ukuran keluarga komunitas Hasidut dalam suasana pertemuan yang berlangsung santai.
"Hanya kaum Hasidim Yudaisme yang punya keluarga lebih besar dari dia," kata Vance.
Ayah Vance diketahui memiliki empat anak, termasuk dirinya. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Presiden AS itu juga menanyakan alasan para rabi mengenakan jubah Hasid dengan warna yang berbeda-beda.
"Warnanya sesuai saldo rekening bank," jawab salah satu rabi sembari bercanda, demikian dikutip Ynet News.
Pertemuan antara Trump dan delegasi rabi tersebut berlangsung menjelang perayaan Rosh Hashanah, salah satu hari penting dalam kalender Yahudi.
Kunjungan tersebut juga menjadi momen bersejarah karena merupakan kali pertama sejak 1979 Gedung Putih menerima komunitas Yahudi Hasidut dalam sebuah pertemuan resmi.
Presiden AS Donald Trump menggelar konferensi pers di Kompleks Kepresidenan sebagai bagian dari KTT NATO ke-36 para Kepala Negara dan Pemerintahan di Ankara, Turkiye, pada 8 Juli 2026 (Antara)