Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku merasa senang setelah Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle, meninggalkan AS dan kembali ke Inggris. Keduanya diketahui telah tinggal di California selama sekitar enam tahun setelah memutuskan mundur dari tugas sebagai anggota aktif keluarga kerajaan.
"Saya senang dengan itu. Saya bukan penggemar mereka," kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval ketika ditanya mengenai kepulangan Harry dan Meghan, seperti dilansir dari AFP, Jumat, 4 September 2026.
Trump juga melontarkan kritik terhadap Meghan. Ia menilai perempuan asal AS tersebut bersikap tidak sopan terhadap mendiang Ratu Elizabeth II. Kini, Harry dan Meghan kembali menetap di negara asal Harry, Inggris.
Enam tahun lalu, pasangan tersebut meninggalkan United Kingdom (UK) dan memilih membangun kehidupan baru di California. Keputusan itu diambil setelah mereka mundur sebagai anggota senior keluarga kerajaan di tengah konflik dengan sejumlah anggota keluarga.
Baca Juga: WNA Asal Inggris Ditemukan Tewas di Hotel Lampung
"Menurutku mereka memperlakukan keluarga kerajaan dengan sangat tidak hormat. Aku tidak menyukainya. Aku tidak suka cara dia bertindak. Menurutku dia sangat tidak sopan kepada Ratu, kepada Raja Charles," ujar Trump.
Trump bahkan berandai-andai mengenai sikapnya jika berada di posisi keluarga kerajaan. Ia mengatakan tidak akan menerima Harry dan Meghan kembali jika dirinya merupakan bagian dari keluarga kerajaan Inggris.
"Mungkin saya berbeda. Saya tidak akan menerimanya kembali, kan? Jika saya adalah keluarga kerajaan, saya tidak akan menerimanya kembali," kata Trump.
Hubungan Harry dengan Keluarga Kerajaan
Dalam beberapa kunjungan terakhirnya ke Inggris, Harry disebut mulai memperbaiki hubungan dengan ayahnya, Raja Charles III, yang saat ini tengah menjalani pengobatan kanker.
Namun, hubungannya dengan kakaknya, Pangeran William, yang merupakan pewaris takhta Inggris, dilaporkan masih renggang. Hubungan Harry dengan William serta istrinya, Catherine, disebut belum sepenuhnya membaik.
Dalam wawancara bersama Oprah Winfrey pada 2021, Meghan sebelumnya mengungkapkan bahwa kebebasan menentukan arah kehidupannya sendiri membuat dirinya merasa lebih "lepas".
Harry juga pernah mengatakan bahwa kehidupan di AS memberikan dirinya dan keluarganya privasi serta kebebasan yang "pasti tidak akan bisa" mereka dapatkan ketika tinggal di UK.
Ia bahkan menyebut kehidupan tersebut kemungkinan merupakan sesuatu yang diinginkan mendiang ibunya, Putri Diana, untuk dirinya.
Harry dan Meghan kemudian menetap di Montecito, California. Kawasan elite tersebut juga menjadi tempat tinggal sejumlah selebritas dunia, termasuk Oprah Winfrey, Gwyneth Paltrow, dan Rob Lowe.
Harry dan Meghan Kembali ke Inggris
Jam Big Ben Inggris (Istimewa)
Kabar mengenai rencana kepulangan Harry dan Meghan ke Inggris sebelumnya diberitakan media Inggris pada Rabu, 29 Agustus 2026. Mereka disebut akan kembali setelah enam tahun menetap di AS sejak meninggalkan tugas kerajaan.
The Telegraph melaporkan pasangan tersebut berencana kembali ke Inggris dalam beberapa pekan. Keduanya disebut akan tinggal di sebuah rumah pribadi yang bukan merupakan kediaman kerajaan dan berlokasi di luar London.
Sejumlah kantor berita kemudian turut mengonfirmasi informasi tersebut.
Dua anak mereka, Pangeran Archie yang kini berusia 7 tahun dan Putri Lilibet berusia 5 tahun, disebut telah didaftarkan di sebuah sekolah di Inggris. Keduanya dijadwalkan mulai bersekolah pada September.
Hingga saat ini, Harry dan Meghan maupun pihak Buckingham Palace belum memberikan pernyataan resmi terkait kepulangan tersebut. Kerajaan Inggris memang selama ini cenderung tidak banyak memberikan komentar mengenai anggota keluarga yang sudah tidak menjalankan tugas resmi.
Hubungan dengan Keluarga Kerajaan Memburuk
Harry, putra bungsu Raja Charles III dan mendiang Putri Diana, menikah dengan mantan aktris asal AS Meghan Markle pada 2018. Pernikahan mereka menjadi perhatian besar publik dan media internasional.
Pernikahan Harry dengan Meghan, yang memiliki latar belakang ras campuran, kala itu dianggap sebagai simbol perubahan dalam keluarga kerajaan Inggris. Namun, hubungan keduanya dengan keluarga kerajaan kemudian terus diwarnai konflik serta pemberitaan media yang intens.
Baca Juga: Inggris Tak Bergeming Soal Kedaulatan Kepulauan Falkland
Setelah meninggalkan tugas kerajaan, Harry dan Meghan pindah ke California pada 2020. Perselisihan dengan keluarga kerajaan semakin mencuat setelah Harry menerbitkan memoarnya berjudul "Spare".
Keduanya juga beberapa kali menyampaikan kritik terhadap monarki dan keluarga kerajaan melalui wawancara televisi serta dokumenter Netflix.
Harry dan Meghan sebelumnya mengatakan keputusan meninggalkan Inggris dilakukan untuk terbebas dari tekanan dan keterbatasan sebagai anggota keluarga kerajaan. Mereka juga menuding lingkungan kerajaan kurang sensitif terhadap kondisi kesehatan mental Meghan.
Dalam wawancara dengan Oprah Winfrey, Meghan menceritakan pengalamannya ketika sedang mengandung Archie. Ia mengaku ada anggota keluarga kerajaan yang mempertanyakan seberapa gelap warna kulit putranya.
Hubungan Harry dengan Raja Charles III dan Pangeran William pun semakin memburuk setelah dirinya meninggalkan tugas kerajaan. Keduanya bahkan disebut hampir tidak lagi berkomunikasi.
Pada tahun lalu, Harry mengungkapkan keinginannya untuk memperbaiki hubungan dengan sang ayah yang tengah menjalani perawatan kanker.
Pada awal Juli, Harry dan Meghan kembali mengunjungi Inggris bersama kedua anak mereka. Dalam kesempatan tersebut, mereka bertemu secara tertutup dengan Raja Charles.
Pertemuan itu menjadi momen pertama Archie dan Lilibet bertemu langsung dengan kakek mereka sejak perayaan Platinum Jubilee Ratu Elizabeth II pada 2022.
Media Inggris melaporkan Raja Charles baru mengetahui rencana Harry untuk kembali ke Inggris pada Minggu, 16 Agustus 2026.
Pangeran Harry dan Meghan Markle (Daily Mail)