Ntvnews.id, Taheran - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei memberikan respons keras setelah Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan ke wilayah Sirik, Iran. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan empat orang dan melukai puluhan lainnya.
Mojtaba memastikan Iran bersama kelompok-kelompok yang tergabung dalam Poros Perlawanan akan memberikan respons terhadap serangan tersebut.
"Wahai Iran dan Poros Perlawanan, ada pelajaran tak terlupakan bagi musuh Amerika," ujar Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei dilansir dari Al Jazeera, Kamis, 3 September 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Mojtaba melalui unggahan di platform X setelah serangan AS terhadap wilayah Iran berlangsung.
Serangan AS dilaporkan menyasar sebuah acara pernikahan yang berlangsung di kawasan pegunungan dekat Kota Sirik, Iran. Sedikitnya empat orang, termasuk seorang anak, dilaporkan meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
Dilansir Aljazeera, empat korban, termasuk seorang bocah, dinyatakan tewas setelah serangan AS menghantam sebuah rumah di sekitar Sirik. Informasi tersebut disampaikan oleh cabang Bulan Sabit Merah Iran di Provinsi Hormozgan dan dikutip kantor berita Fars.
Baca Juga: Presiden Iran Bertemu Mojtaba Khamenei Selama 7 Jam, Bahas Apa?
Kantor berita Fars, yang berafiliasi dengan Garda Revolusi Iran, melaporkan bahwa petugas tanggap darurat masih dikerahkan untuk menangani dampak serangan. Informasi tersebut disampaikan Wakil Gubernur Hormozgan bidang keamanan.
Serangan yang disebut media Iran terjadi ketika acara pernikahan sedang berlangsung itu juga mengakibatkan lebih dari 50 orang mengalami luka-luka.
Cabang lokal Bulan Sabit Merah Iran menyatakan proses pencarian dan penyelamatan korban masih terus dilakukan di lokasi kejadian.
Sebuah rekaman yang beredar memperlihatkan puing-puing berserakan di sekitar bangunan yang diduga merupakan rumah yang rusak akibat serangan AS. Dalam rekaman tersebut juga terdengar suara warga berteriak di tengah situasi pascaserangan.
Foto yang dirilis ini, diambil di Teheran pada 30 Oktober 2024, menunjukkan Mojtaba Khamenei, putra dari pemimpin tertinggi Iran yang telah terbunuh, Ayatollah Ali Khamenei. (Kantor Pemimpin Tertinggi / AFP) (Times of Israel)