Kampus di AS Buka Jurusan Influencer, Apa yang Dipelajari?

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Sep 2026, 07:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi Anak Bermain Handphone Ponsel Ilustrasi Anak Bermain Handphone Ponsel (Pixabay)

Ntvnews.id, Washington D.C - Arizona State University (ASU) memperkenalkan program sarjana baru yang berfokus pada pembuatan konten digital untuk tahun akademik 2026–2027. Program tersebut disiapkan untuk menghasilkan tenaga profesional yang mampu berkarier di industri kreator digital dan influencer media sosial yang terus berkembang di berbagai negara.

Program dengan gelar Bachelor of Arts (BA) itu berada di bawah Walter Cronkite School of Journalism and Mass Communication. Pembelajarannya mencakup berbagai keterampilan yang dibutuhkan dalam industri kreator, mulai dari perencanaan konten digital, produksi video dan siniar (podcast), personal branding, pemetaan audiens, hingga penyusunan strategi media sosial.

Dalam kurikulum akademik 2026–2027, ASU turut menawarkan mata kuliah yang cukup unik, yakni "cara menjadi influencer". Mahasiswa juga akan dibekali kemampuan teknis, seperti berbicara di depan kamera, videografi, penyuntingan video, produksi podcast, serta membangun keterlibatan dengan audiens di ruang digital.

Untuk menyelesaikan pendidikan, mahasiswa harus mengerjakan proyek akhir berupa portofolio pembuatan konten. Mereka juga diwajibkan mengikuti mata kuliah yang berorientasi pada pengembangan profesional sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Program tersebut dapat ditempuh secara fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan melalui kampus ASU di Phoenix, Arizona, Los Angeles, California, maupun dengan sistem pembelajaran jarak jauh.

Baca Juga: Pedagang Kramat Jati Direlokasi, Pramono Gratiskan Retribusi Selama 6 Bulan

Pembukaan program ini menjadi bagian dari langkah ASU dalam menyesuaikan pendidikan tinggi dengan perkembangan creator economy. Ekosistem tersebut berkembang seiring meningkatnya aktivitas individu maupun perusahaan dalam memproduksi sekaligus memperoleh penghasilan dari konten digital.

Lulusan program ini nantinya memiliki peluang untuk bekerja di berbagai bidang, termasuk sebagai digital influencer, pengembang merek atau brand developer, serta ahli strategi konten.

Tren memasukkan ekonomi kreator ke dalam pendidikan tinggi juga mulai berkembang di sejumlah universitas lain di Amerika Serikat. Syracuse University di New York, misalnya, telah membuka program minor yang mengajarkan ekonomi kreator dengan menggabungkan bidang komunikasi, bisnis, dan kewirausahaan.

Sementara itu, St Bonaventure University di New York juga telah lebih dahulu menawarkan program studi yang berkaitan dengan pembuatan konten bagi mahasiswa.

HIGHLIGHT

x|close