Trump Usul Nama Selat Hormuz Diganti Jadi 'Selat Trump'

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Sep 2026, 08:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden AS Donald Trump menggelar konferensi pers di Kompleks Kepresidenan sebagai bagian dari KTT NATO ke-36 para Kepala Negara dan Pemerintahan di Ankara, Turkiye, pada 8 Juli 2026 Presiden AS Donald Trump menggelar konferensi pers di Kompleks Kepresidenan sebagai bagian dari KTT NATO ke-36 para Kepala Negara dan Pemerintahan di Ankara, Turkiye, pada 8 Juli 2026 (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial mengenai Selat Hormuz. Ia mengusulkan agar jalur pelayaran strategis tersebut diubah namanya menjadi 'Selat Trump'.

Usulan itu disampaikan Trump melalui akun media sosial Truth Social pada Rabu, 2 September 2026. Dalam unggahannya, Trump mengklaim Selat Hormuz kini berada di bawah kendali Amerika Serikat.

"Sekarang setelah kami menguasainya di bawah kendali AS, haruskah kita mengubah nama Selat Hormuz menjadi Selat Trump? Seperti Amerika sendiri, selat itu akan menjadi lebih 'panas' dari sebelumnya!" tulis Trump, seperti dilansir dari AFP, Kamis 2 September 2026.

Pernyataan tersebut muncul saat Selat Hormuz masih menjadi salah satu titik utama ketegangan dalam konflik antara AS dan Iran. Klaim Trump mengenai penguasaan jalur tersebut juga disampaikan ketika hubungan militer Washington dan Teheran kembali memanas.

Baca Juga: Trump Unggah Ranking Presiden AS, Klaim Dirinya Lebih Hebat dari Washington dan Lincoln

Trump sebelumnya telah beberapa kali menyatakan bahwa AS memiliki kendali besar atas Selat Hormuz. Pada Agustus lalu, ia bahkan mengunggah sebuah peta yang menyebut kawasan tersebut sebagai 'New U.S. Territory'.

Dalam unggahan lainnya, Trump menyatakan blokade angkatan laut AS terhadap Iran masih terus diberlakukan. Ia juga mengklaim Selat Hormuz telah kembali terbuka dan dapat dilalui setelah sejumlah ranjau laut disingkirkan atau dihancurkan.

Selat Hormuz merupakan jalur laut penting yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman. Perairan tersebut memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu jalur utama bagi distribusi energi dunia.

Situasi di kawasan tersebut kembali memanas dalam beberapa hari terakhir. AS dan Iran terlibat dalam aksi saling serang, sementara kelancaran pelayaran dan distribusi minyak melalui Selat Hormuz menjadi salah satu isu penting dalam konflik yang berlangsung.

TERKINI

Load More

HIGHLIGHT

x|close