Jurnalis Terluka Kena Serangan Rudal Israel di Lebanon Selatan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Sep 2026, 09:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Asap membubung setelah pasukan Israel menghancurkan sejumlah bangunan menggunakan bahan peledak di kota Kfar Tebnit, Kegubernuran Nabatieh, Lebanon, pada 23 Juli 2026 - meskipun gencatan senjata sedang berlaku. Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan Asap membubung setelah pasukan Israel menghancurkan sejumlah bangunan menggunakan bahan peledak di kota Kfar Tebnit, Kegubernuran Nabatieh, Lebanon, pada 23 Juli 2026 - meskipun gencatan senjata sedang berlaku. Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan (Antara)

Ntvnews.id, Beirut - Di tengah proses negosiasi perdamaian yang sedang berlangsung antara Israel dan Lebanon dengan fasilitasi Amerika Serikat, Israel masih melancarkan serangan ke wilayah Lebanon bagian selatan. Dalam serangan terbaru, tim peliputan Al-Manar TV Lebanon turut menjadi korban ketika sebuah rudal menghantam area tempat mereka sedang menjalankan tugas jurnalistik.

Dilansir dari Al Ajazeera, Rabu, 9 September 2026, Seorang reporter Al-Manar TV yang merupakan stasiun televisi yang dikendalikan Hizbullah, bersama seorang juru kamera, mengalami luka setelah serangan Israel menghantam sasaran di sekitar lokasi mereka. Saat itu, keduanya sedang meliput dampak serangan sebelumnya di Nabatiyeh, Lebanon Selatan.

Reporter tersebut tengah melakukan siaran langsung di sekitar Husseiniyeh pada Minggu malam ketika serangan kedua terjadi tidak jauh dari tempatnya berada.

Akibat serangan tersebut, reporter mengalami luka pada bagian kaki dan lengan akibat terkena serpihan proyektil. Sementara itu, juru kamera yang mendampinginya juga mengalami luka.

Al-Manar TV melaporkan bahwa kondisi keduanya stabil dan mereka sedang menjalani tindakan operasi untuk menangani luka yang diderita.

Baca Juga: Lebanon Desak Penarikan Penuh Pasukan Israel dari Wilayahnya

Insiden yang menimpa kru media tersebut terjadi bersamaan dengan serangkaian serangan Israel yang menyebar di sejumlah wilayah Lebanon Selatan. Sedikitnya 11 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara lima lainnya mengalami luka-luka akibat serangan yang berlangsung sejak Minggu hingga Senin.

Serangan Israel tersebut mengenai beberapa wilayah di Lebanon Selatan, termasuk Kfar Remen, Nabatiyeh al-Fawqa, Arab Salim, dan Deir al-Zahrani.

Militer Israel menyatakan serangan tersebut merupakan respons atas tindakan militan Hizbullah yang disebut meluncurkan drone bermuatan bahan peledak ke arah pasukan Israel.

x|close