Ntvnews.id, Tel Aviv - Otoritas Yerusalem mencatat Israel telah menerbitkan sekitar 800 perintah pengusiran terhadap warga Palestina dari kompleks Masjid Al Aqsa sepanjang 2026. Kebijakan tersebut menyasar warga Palestina yang memiliki hak untuk menjalankan ibadah di masjid tersebut.
Berdasarkan keterangan resmi otoritas Yerusalem, sebanyak 15 perintah pengusiran diterbitkan pada awal September. Angka tersebut hampir menyamai jumlah perintah yang dikeluarkan selama Juli dan Agustus, yakni sebanyak 23 perintah.
Rinciannya, Israel menerbitkan 17 perintah pengusiran pada Juli dan enam perintah lainnya pada Agustus.
Jika dihitung sejak Januari hingga penghujung Agustus, jumlah perintah pengusiran yang tercatat mencapai 785. Dengan tambahan 15 perintah pada September, totalnya menjadi 800 perintah.
"Angka-angka tersebut mencerminkan percepatan penggunaan kebijakan pengusiran menjelang musim liburan Yahudi," demikian menurut otoritas Yerusalem, dikutip dari Middle East Monitor, Rabu, 9 September 2026.
Baca Juga: Menteri Israel Pimpin Warga Yahudi Dobrak Kompleks Masjid Al Aqsa
Meski demikian, otoritas tersebut mengingatkan bahwa angka 800 belum tentu menggambarkan keseluruhan perintah pengusiran yang telah dikeluarkan Israel. Data tersebut hanya mencakup kasus-kasus yang berhasil dipantau dan didokumentasikan.
Kebijakan pengusiran terhadap warga Palestina yang hendak memasuki kompleks Masjid Al Aqsa telah berulang kali dilakukan Israel. Situasi tersebut disebut semakin ketat ketika memasuki bulan Ramadan.
Warga Palestina yang ingin melaksanakan ibadah di Al Aqsa harus menghadapi pemeriksaan dan penjagaan ketat di sejumlah pos keamanan. Dalam sejumlah kasus, mereka bahkan dilarang memasuki kompleks masjid dan diperintahkan untuk meninggalkan lokasi.
Di sisi lain, warga Israel, termasuk sejumlah pejabat, juga kerap melakukan tindakan yang dinilai memicu ketegangan dan provokasi di kawasan tersebut.
Kompleks Masjid Al Aqsa selama ini menjadi salah satu lokasi yang paling sensitif dan sering menjadi titik ketegangan dalam konflik antara Israel dan Palestina.
Umat ??Islam Palestina berkumpul untuk memasuki Masjid Al-Aqsa saat dibuka kembali untuk ibadah di Kota Tua Yerusalem Timur, Kamis (9/4/2026). (ANTARA FOTO/Anadolu Agency/Mostafa Alkharouf/nym) (Antara)