Cek Fakta: Mendes Yandri Minta Warung Desa Ditutup Demi Kopdes

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Agu 2026, 00:05
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Beredar sebuah video di Facebook yang menampilkan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto sedang memberikan keterangan kepada wartawan. Video berdurasi delapan detik tersebut memuat klaim bahwa pemerintah ingin menutup warung dan toko di desa agar masyarakat berbelanja di Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Dalam video itu, Yandri seolah-olah menyampaikan bahwa keberadaan warung atau toko di pedesaan perlu ditutup agar masyarakat beralih berbelanja di koperasi desa.

Adapun narasi yang terdengar dalam video tersebut berbunyi:

“Pemerintah berharap warung pertoko di pedesaan ditutup supaya masyarakat desa belanja di koperasi desa”

Benarkah Yandri Susanto menyampaikan pernyataan tersebut?

Unggahan video yang menarasikan Mendes Yandri minta warung desa ditutup agar warga belanja di Kopdes. Faktanya, video juga terdapat label  <b>(Antara)</b> Unggahan video yang menarasikan Mendes Yandri minta warung desa ditutup agar warga belanja di Kopdes. Faktanya, video juga terdapat label (Antara)

Penjelasan:

Berdasarkan penelusuran, Senin, 10 Agustus 2026, klaim tersebut tidak benar. Video yang beredar merupakan konten yang telah dimanipulasi dan tidak menggambarkan pernyataan asli Menteri Desa.

Video tersebut diketahui memiliki kemiripan dengan unggahan di TikTok dan Instagram yang membahas pernyataan Yandri mengenai program Koperasi Desa Merah Putih. Namun, dalam video aslinya tidak ditemukan pernyataan yang meminta warung atau toko di desa ditutup.

Pernyataan asli Yandri membahas mekanisme manfaat ekonomi Koperasi Desa Merah Putih, termasuk mengenai sekitar 80 persen sisa hasil usaha (SHU) koperasi yang akan dikembalikan kepada masyarakat desa melalui mekanisme keanggotaan koperasi.

Pemerintah sendiri mengembangkan Koperasi Desa Merah Putih sebagai salah satu upaya memperkuat perekonomian masyarakat desa melalui pengelolaan berbagai unit usaha. Program tersebut masih dikembangkan secara bertahap, termasuk dalam hal tata kelola dan mekanisme pembagian keuntungan kepada anggota.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono, menjelaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan berperan sebagai pusat pengelolaan sekaligus distribusi sejumlah komoditas bersubsidi. Komoditas tersebut antara lain gas LPG 3 kilogram, pupuk bersubsidi, beras, dan minyak goreng bagi masyarakat.

Pemerintah juga menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak ditujukan untuk menggantikan usaha masyarakat yang telah berjalan.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq mengatakan pemerintah tidak ingin mempertentangkan KDKMP dengan warung maupun usaha masyarakat yang sudah ada. Menurut dia, koperasi diarahkan untuk mengisi celah dalam distribusi yang belum terlayani sekaligus memperkuat ekosistem perekonomian desa.

“Kita tidak kemudian membentur-benturkan dengan instrumen yang lain, seumpama hari ini pemerintah dengan masif membangun KDKMP. KDKMP ini tidak kemudian dibentur-benturkan untuk bisnis yang ada, tetapi mengambil celah yang kemudian masih terputus,” ujar Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, dilansir dari ANTARA.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap audio dalam video menggunakan AI Detector Resemble, hasil pemeriksaan menunjukkan suara yang digunakan dalam video tersebut merupakan generated AI atau deepfake.

Hasil pemeriksaan menggunakan AI Detector. <b>(Antara)</b> Hasil pemeriksaan menggunakan AI Detector. (Antara)

Selain hasil pemeriksaan audio, video yang beredar juga memuat label "AI Content" yang menunjukkan bahwa konten tersebut dibuat atau dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan.

Dengan demikian, klaim yang menyebut Menteri Desa Yandri Susanto meminta warung atau toko di desa ditutup agar masyarakat berbelanja di Koperasi Desa Merah Putih adalah tidak benar.

Video tersebut telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan sehingga pernyataan yang terdengar di dalamnya tidak sesuai dengan pernyataan resmi pemerintah.

Klaim: Mendes Yandri minta warung desa ditutup agar warga belanja di Kopdes

Rating: Hoaks

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close