Mendes Tegaskan Kopdes Merah Putih Tidak Bertujuan Menutup Toko Kelontong

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Agu 2026, 13:38
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto pada Seminar Koperasi Desa/Koperasi Merah Putih (KDKMP) di Makassar Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto pada Seminar Koperasi Desa/Koperasi Merah Putih (KDKMP) di Makassar (Antara)

Ntvnews.id, Makassar – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak dimaksudkan untuk mematikan usaha toko kelontong maupun warung kecil yang selama ini beroperasi di desa dan kelurahan.

Dalam Seminar Koperasi Desa/Koperasi Merah Putih (KDKMP) di Makassar, Selasa, Yandri membantah berbagai informasi yang beredar di media sosial yang menyebut pemerintah akan menutup warung-warung di desa. Ia mengatakan isu tersebut merupakan informasi palsu yang dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).

"Menutup warung-warung warga di desa adalah berita bohong atau hoaks. Informasi tersebut dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI), dan kami bersama Bapak Menko sudah melaporkannya ke Mabes Polri. Hal itu sama sekali tidak benar," urainya.

Yandri juga menegaskan bahwa Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan selama ini dikenal sebagai sosok yang mendukung masyarakat kecil dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Karena itu, menurutnya, tidak masuk akal jika pemerintah justru berupaya menutup warung yang menjadi sumber penghidupan masyarakat desa.

Ia kembali membantah isu lain yang menyebut masyarakat dilarang berdagang dalam radius dua kilometer.

Baca Juga: Mendes Yandri Minta Publik Waspadai Hoaks soal Kopdes Merah Putih

"Demikian pula isu larangan berdagang dalam radius dua kilometer, itu juga tidak benar dan merupakan berita bohong," katanya kembali menegaskan.

Penjelasan mengenai isu tersebut turut disampaikan dalam seminar yang dihadiri sekitar 10 asosiasi desa di Sulawesi Selatan. Sejumlah organisasi yang hadir antara lain Apdesi Merah Putih, Apdesi, Papdesi, Aksi, Gema Desa Nuswantoro, Kompakdesi, Abpednas, DPN PPDI, serta organisasi desa lainnya.

Menurut Yandri, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal memiliki kepentingan besar terhadap keberhasilan pengembangan koperasi desa karena pelaksanaannya memanfaatkan sumber daya yang berasal dari dana desa.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung agar Koperasi Desa Merah Putih dapat berjalan optimal. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya Asta Cita Presiden RI, yakni membangun Indonesia dari desa dan lapisan masyarakat paling bawah, sehingga pemerataan ekonomi serta penurunan angka kemiskinan dapat tercapai, khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga: Mendes: Kopdes Merah Putih dan BUMDes Dirancang Saling Menguatkan

"Saya memohon kepada seluruh kepala desa, anggota BPD, perangkat desa yang hadir di sini maupun yang mengikuti lewat siaran langsung, untuk sama-sama meluruskan informasi ini ke masyarakat luas. Mari kita jaga bersama agar tidak ada keraguan yang tidak berdasar," urainya.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close