Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah dan rakyat Indonesia menerima gelombang ungkapan belasungkawa dari sejumlah negara sahabat di Jazirah Arab atas tragedi tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 di Laut Jawa yang memicu korban luka, meninggal dunia, serta hilang.
Raja Salman dari Arab Saudi menyampaikan pernyataan duka cita langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto, sebagaimana dilaporkan oleh Kantor Berita Saudi Press Agency (SPA).
"Dalam pernyataannya, pelindung Dua Masjid Suci menyampaikan belasungkawa mendalam dan simpati kepada presiden Indonesia, keluarga korban yang ditinggalkan, serta rakyat Indonesia," menurut SPA yang dipantau Senin (28/9).
Pesan duka serupa juga disampaikan kepada Presiden Prabowo oleh Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman.
Ucapan belasungkawa berikutnya datang dari Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani, kepada Presiden Prabowo pada Jumat (26/9), merujuk laporan Qatar News Agency (QNA). Sheikh Tamim menyatakan solidaritas penuh bagi para korban tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 sekaligus mendoakan kesembuhan bagi mereka yang mengalami cedera.
QNA menambahkan bahwa Wakil Emir Qatar Sheikh Abdullah bin Hamad Al-Thani bersama Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammad bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani turut mengirimkan pesan senada kepada Presiden Prabowo dan rakyat Indonesia.
Dari Kesultanan Oman, Sultan Haitham bin Tarik menyampaikan duka cita mendalam atas karamnya kapal tersebut di Laut Jawa kepada Presiden RI.
"Dalam pesannya, Yang Mulia menyampaikan simpati mendalam kepada Presiden Prabowo, rakyat Indonesia, dan keluarga korban, serta mengharapkan agar korban yang cedera segera pulih," demikian laporan Oman News Agency.
KMP Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan hilang kontak di Perairan Masalembo di Laut Jawa pada 13 September sekitar pukul 02.00 Wita, sebelum akhirnya terkonfirmasi karam.
Kapal nahas yang mengangkut 243 penumpang dan awak tersebut tenggelam di tengah pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin yang dimulai sejak 12 September.
Merujuk data Basarnas per Sabtu (26/9) pukul 19.00 Wita, dari total 243 orang di dalam manifes kapal, sebanyak 172 orang telah ditemukan yang terdiri atas 108 orang selamat dan 64 orang meninggal dunia sementara 71 orang lainnya masih dalam proses pencarian.
Kementerian Perhubungan RI memastikan bahwa operasi SAR gabungan bagi korban KMP Virgo Transport 8 akan terus dilanjutkan dengan mengutamakan sinergi antarlembaga, efektivitas pencarian dan evakuasi, serta faktor keselamatan bagi seluruh personel yang bertugas di lapangan.
(Sumber: Antara)
Tim SAR gabungan mengevakuasi lima jasad yang baru ditemukan dari dalam badan kapal yang tenggelam dinaikkan ke KN SAR Kamajaya dan KRI Gusti Ngurah Rai sebelum diterbangkan menggunakan Helikopter HR 3601 dan Panther TNI AL pada operasi SAR hari ke-1 (Antara)