Apa Saja Ciri-Ciri Serangan Jantung yang Harus Diwaspadai? Jangan Abaikan Gejala Ini

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Nov 2026, 10:42
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Apa Saja Ciri-Ciri Serangan Jantung yang Harus Diwaspadai? Jangan Abaikan Gejala Ini Apa Saja Ciri-Ciri Serangan Jantung yang Harus Diwaspadai? Jangan Abaikan Gejala Ini

Ntvnews.id, Jakarta - Serangan jantung merupakan kondisi medis darurat yang membutuhkan penanganan secepat mungkin. Kondisi ini terjadi ketika aliran darah yang membawa oksigen menuju otot jantung mengalami penyumbatan.

Gejala serangan jantung sering dikaitkan dengan nyeri dada yang hebat. Namun, tidak semua orang mengalami tanda yang sama. Sebagian pasien justru merasakan sesak napas, kelelahan, hingga ketidaknyamanan pada bagian tubuh lain.

Lantas, apa saja ciri-ciri serangan jantung yang harus diwaspadai?

1. Nyeri atau Tekanan pada Dada

Salah satu gejala serangan jantung yang paling umum adalah rasa tidak nyaman di bagian tengah atau kiri dada.

Baca Juga: Dokter Ingatkan Denny Sumargo Soal Risiko Terkena Stroke dan Serangan Jantung

Keluhan ini bisa berupa tekanan, rasa diremas, sesak, berat, atau nyeri yang berlangsung selama beberapa menit. Pada sebagian orang, rasa tidak nyaman tersebut dapat menghilang dan kembali muncul.

Gejala ini tidak boleh dianggap sepele, terutama jika disertai keluhan lainnya.

2. Nyeri Menjalar ke Lengan, Punggung, atau Rahang

Serangan jantung juga dapat menyebabkan rasa tidak nyaman yang menjalar ke bagian tubuh lain.

Baca Juga: Komedian Temon Meninggal Karena Serangan Jantung dan Idap Hipertensi

Area yang mungkin terdampak meliputi satu atau kedua lengan, punggung, leher, rahang, hingga perut bagian atas.

Keluhan tersebut dapat muncul bersamaan dengan nyeri dada maupun tanpa nyeri dada yang dominan.

3. Sesak Napas

Sesak napas merupakan gejala lain yang perlu diwaspadai. Kondisi ini dapat terjadi saat beraktivitas maupun ketika sedang beristirahat.

Pada beberapa kasus, sesak napas bahkan muncul sebelum seseorang merasakan nyeri dada.

Jika sesak napas terjadi secara tiba-tiba dan disertai rasa tidak nyaman di dada, segera cari pertolongan medis.

4. Mual, Keringat Dingin, dan Pusing

Serangan jantung juga dapat menimbulkan gejala yang menyerupai gangguan pencernaan.

Beberapa keluhan yang mungkin muncul antara lain mual, muntah, keringat dingin, pusing, dan tubuh terasa sangat lemas.

Gejala tersebut lebih mudah terlewatkan karena sering dianggap sebagai kelelahan atau masalah lambung.

Apakah Gejala Serangan Jantung pada Perempuan Berbeda?

Gejala serangan jantung pada perempuan bisa sama dengan laki-laki, termasuk nyeri dada. Namun, perempuan juga lebih mungkin mengalami gejala lain seperti sesak napas, mual, kelelahan yang tidak biasa, serta nyeri pada punggung atau rahang.

Menurut World Health Organization (WHO), perempuan, orang lanjut usia, dan penderita diabetes memiliki kemungkinan lebih besar mengalami gejala serangan jantung yang tidak khas.

Hal ini membuat sebagian kasus lebih sulit dikenali sejak awal.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Mengalami Gejala Serangan Jantung?

Serangan jantung merupakan kondisi darurat. Jika seseorang mengalami gejala yang mengarah pada serangan jantung, segera hubungi layanan darurat medis atau ambulans dan cari pertolongan di instalasi gawat darurat rumah sakit.

Jangan menunggu gejala menghilang dengan sendirinya atau mencoba mengemudi sendiri menuju rumah sakit.

Penanganan yang cepat dapat membantu mengurangi kerusakan otot jantung dan meningkatkan peluang pemulihan.

Bagaimana Cara Mengurangi Risiko Serangan Jantung?

Sebagian besar faktor risiko serangan jantung dapat dikendalikan melalui perubahan gaya hidup dan penanganan medis.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan meliputi:

Mengontrol tekanan darah, gula darah, dan kolesterol.

Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

Melakukan aktivitas fisik secara teratur.

Menghindari rokok dan paparan asap rokok.

Menjaga berat badan tetap sehat.

Tidur cukup dan mengelola stres.

Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Jika memiliki riwayat penyakit jantung atau faktor risiko tertentu, konsultasikan langkah pencegahan yang sesuai dengan dokter.

Mengenali gejala serangan jantung sejak dini merupakan langkah penting untuk mencegah kondisi yang lebih serius. Jangan abaikan rasa tidak nyaman pada dada maupun keluhan lain yang muncul secara tiba-tiba. (Sumber: WHO)