Ntvnews.id, Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa ia meyakini Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, kemungkinan masih hidup meskipun diduga mengalami luka.
“Saya pikir mungkin dia masih hidup. Saya pikir dia terluka, tetapi saya rasa dia mungkin masih hidup dalam suatu bentuk,” kata Trump dalam sebuah wawancara yang dijadwalkan tayang pada Jumat, 13 Maret 2026.
Baca Juga: Iran Bantah Kabar Mojtaba Khamenei Terluka Akibat Serangan AS-Israel
Pernyataan tersebut muncul setelah Khamenei menyampaikan pidato publik pertamanya pada Kamis 12 Maret 2026, sebagai pemimpin tertinggi Iran dan memberi sinyal bahwa negaranya tidak akan mundur dalam konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.
Mojtaba Khamenei diketahui mengambil alih posisi tersebut setelah wafatnya ayahnya, Ali Khamenei.
Namun sejak meningkatnya konflik, ia belum banyak tampil di hadapan publik sehingga memicu berbagai spekulasi mengenai kondisi kesehatannya.
Baca Juga: Mojtaba Khamenei Perintahkan Blokade Selat Hormuz, Desak Negara Teluk Tutup Pangkalan Militer AS
Trump juga menanggapi kekhawatiran terkait lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz, jalur strategis bagi pengiriman minyak global yang belakangan mengalami gangguan.
Ia menyarankan kapal-kapal yang ingin melintasi selat tersebut agar tetap berlayar tanpa rasa takut.
“Tidak ada yang perlu ditakutkan. Mereka tidak memiliki angkatan laut dan kami telah menenggelamkan semua kapal mereka,” ujarnya seperti dikutip media Fox News.
(Sumber: Antara)
Pemimpin Tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei. ANTARA/Xinhua/aa. (Antara)