Respons Timnas Iran soal Omongan Donald Trump yang Imbau Tak Ikut Piala Dunia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Mar 2026, 11:16
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Timnas Iran Timnas Iran (IG: TeamMelli)

Ntvnews.id, Jakarta - Timnas Iran memberikan tanggapan atas pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait partisipasi mereka di Piala Dunia 2026.

Timnas Iran mempertanyakan jaminan keamanan dari negara tuan rumah setelah muncul pernyataan yang menyarankan mereka tidak datang ke turnamen tersebut.

Sebelumnya, Donald Trump menyebut Timnas Iran sebaiknya tidak menghadiri Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Donald Trump dan Gianni Infantino <b>(Instagram @gianni_infantino)</b> Donald Trump dan Gianni Infantino (Instagram @gianni_infantino)

Timnas Iran mengungkapkan alasan keamanan sebagai pertimbangan utama, mengingat situasi konflik yang tengah berlangsung di kawasan Timur Tengah.

Menanggapi pernyataan tersebut, Timnas Iran melalui unggahan di akun Instagram resmi pada Jumat menyindir pernyataan Donald Trump. Mereka menegaskan bahwa justru pihak yang patut dipertanyakan adalah negara tuan rumah apabila tidak mampu menjamin keamanan seluruh tim peserta selama turnamen berlangsung.

Baca Juga: Lille takluk 0-1 dari Aston Villa, Calvin Verdonk Tak Diturunkan

Dalam pernyataan resminya, Iran menegaskan bahwa Piala Dunia merupakan ajang sepak bola internasional yang berada di bawah kewenangan FIFA, bukan ditentukan oleh individu maupun satu negara tertentu.

Selain itu, Timnas Iran juga menegaskan bahwa mereka memiliki hak untuk tampil di Piala Dunia setelah berhasil lolos melalui proses kualifikasi. Oleh karena itu, menurut mereka, partisipasi dalam turnamen tersebut tidak seharusnya dipengaruhi oleh pernyataan politik dari pihak manapun.

Isu keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 kini menjadi salah satu topik paling kontroversial menjelang turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Kontroversi ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan penyelenggaraan turnamen yang akan digelar di tiga negara Amerika Utara itu.

x|close