Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Iran memastikan tim nasional sepak bola mereka tidak akan berpartisipasi dalam ajang Piala Dunia FIFA 2026. Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Iran, Ahmad Donyamali.
Menurut Donyamali, keputusan itu diambil setelah situasi politik dan keamanan di Iran memburuk menyusul serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat bersama Israel terhadap Iran. Serangan tersebut disebut menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
“Sejak pemerintah korup ini membunuh pemimpin kami, kami tidak memiliki kondisi apa pun untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia,” kata Donyamali dalam wawancara televisi yang dikutip dari The Mirror pada Rabu 11 Maret 2026.
Timnas Iran (IG: TImnas Iean)
“Mengingat tindakan-tindakan jahat yang dilakukan terhadap Iran, dua perang dipaksakan kepada kami dalam waktu delapan atau sembilan bulan, dan ribuan warga kami tewas. Oleh karena itu, kami pasti tidak memiliki kemungkinan untuk berpartisipasi dengan cara ini,” lanjutnya.
Meskipun FIFA belum memberikan pernyataan resmi terkait keputusan Timnas Iran mundur dari Piala Dunia 2026 setelah Israel dan Amerika Serikat melakukan serangan ke Iran.
Baca Juga: Bodo/Glimt Semakin Menggila, Giliran Sporting Jadi Korban Kebobolan 3 Gol Tanpa balas
Skenario pertama adalah FIFA bakal mencoba membujuk Timnas Iran untuk tetap berlaga di Piala Dunia 2026 dengan opsi pemindahan tempat yang awalnya bakal bermain di Amerika dan bakal dipindahkan ke Kanada atau Meksiko.
Namun jika Timnas Iran masih bersikukuh dengan sikapnya tidak bakal bermain di Piala Dunia 2026. Maka ada dua kandidat kuat yaitu Irak dan Uni Emirat Arab.
Selain itu juga, opsi FIFA yaitu tidak memasuki negara lain yang awalnya 48 menjadi 47 negara. Itu artinya Grup G bakal isi oleh Belgia, Mesir dan Selandia Baru.
Hal ini pun pernah terjadi saat Piala Dunia 1950 pada saat itu India dan Prancis mundur setelah melakukan pengundian. Alhasil hanya 13 negara yang berpartisipasi.
FIFA pada Senin (29/12) mengatakan pihaknya telah menerima lebih dari 150 juta permintaan tiket untuk Piala Dunia 2026, mencatat rekor baru dalam penjualan tiket Piala Dunia dengan fase Pengundian Seleksi Acak baru mencapai separuh jalan. ANTARA/Xinh (Antara)