Militer Israel Umumkan Operasi Serangan Skala Besar ke Teheran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Mar 2026, 10:06
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi - Serangan Amerika Serikat dan Israel di wilayah pemukiman penduduk Iran. (ANTARA/Anadolu/py) Ilustrasi - Serangan Amerika Serikat dan Israel di wilayah pemukiman penduduk Iran. (ANTARA/Anadolu/py) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Militer Israel mengumumkan telah memulai gelombang serangan besar yang menargetkan ibu kota Teheran, Iran. Pernyataan tersebut disampaikan setelah Iran melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel bersama sekutunya dari Lebanon, kelompok Hizbullah.

Dilansir kantor berita Agence France-Presse (AFP), Kamis (12/3/2026), militer Israel menyatakan operasi militer tersebut telah dimulai dan rincian lebih lanjut akan diumumkan kemudian.

"IDF telah memulai gelombang serangan skala besar di Teheran. Detail selanjutnya akan menyusul," kata militer Israel di saluran Telegram resminya.

Pernyataan itu muncul setelah serangan yang dilakukan oleh pasukan Garda Revolusi Iran ke Israel. Iran menyebut operasi tersebut sebagai serangan udara gabungan yang melibatkan koordinasi dengan Hizbullah.

Baca Juga: Kapal Kargo Thailand Diserang Rudal Iran di Selat Hormuz, Asap Hitam Membumbung Tinggi

Menurut laporan AFP, serangan tersebut terjadi pada dini hari waktu setempat. Dalam pernyataan yang dimuat kantor berita Fars News Agency dan Tasnim News Agency, Garda Revolusi menyebut operasi itu sebagai "operasi gabungan dan terintegrasi".

Serangan tersebut mencakup peluncuran rudal dari Iran yang dilakukan bersamaan dengan tembakan rudal serta drone yang diluncurkan oleh Hizbullah dari Lebanon.

Operasi itu menargetkan lebih dari 50 lokasi di Israel. Beberapa sasaran yang disebut termasuk pangkalan militer Israel di Haifa, Tel Aviv, dan Beersheba.

Selain itu, Garda Revolusi Iran juga menyatakan bahwa operasi tersebut menyasar pangkalan militer Amerika Serikat di Al-Kharj, Arab Saudi, serta Al-Azraq di Yordania.

Menurut koresponden AFP, otoritas Arab Saudi sempat mengeluarkan pesan peringatan terkait potensi serangan, namun tidak ada laporan kerusakan. Pemerintah Yordania juga menyatakan tidak terjadi serangan di wilayahnya.

Baca Juga: Drone Iran Hantam Gedung di Dekat Dubai Creek Harbour

Ketegangan di kawasan Timur Tengah saat ini tidak hanya melibatkan Iran dan Israel, tetapi juga menyeret berbagai pihak lain. Selain konfrontasi antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat, konflik juga melibatkan pertempuran antara Israel dan Hizbullah.

Sehari sebelumnya, militer Israel juga mengumumkan telah melancarkan serangan ke wilayah Lebanon. Serangan yang dilakukan pada Rabu (11/3) waktu setempat itu disebut sebagai gelombang serangan skala besar yang menargetkan markas Hizbullah.

Israel menyatakan operasi tersebut bertujuan menghancurkan infrastruktur Hizbullah di kawasan Dahiyeh, pinggiran selatan ibu kota Beirut, yang selama ini dikenal sebagai basis kuat kelompok yang didukung Iran tersebut.

x|close