FIFA Pastikan Iran Tetap Main di AS pada Piala Dunia 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Mei 2026, 09:13
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Donald Trump dan Gianni Infantino Donald Trump dan Gianni Infantino (Instagram @gianni_infantino)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden FIFA, Gianni Infantino memastikan bahwa tim nasional Iran akan tetap memainkan pertandingan mereka di Amerika Serikat dalam ajang Piala Dunia FIFA 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Infantino saat pembukaan Kongres FIFA di Kanada, Kamis 30 April 2026, waktu setempat. Dalam forum itu, delegasi Iran tidak hadir akibat ketegangan diplomatik serta pembatasan visa.

“Izinkan saya memulai dari awal. Tentu saja Iran akan berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 2026. Dan tentu saja Iran akan bermain di Amerika Serikat,” ujar Gianni Infantino, seperti dikutip dari The Guardian.

FIFA pada Senin (29/12) mengatakan pihaknya telah menerima lebih dari 150 juta permintaan tiket untuk Piala Dunia 2026, mencatat rekor baru dalam penjualan tiket Piala Dunia dengan fase Pengundian Seleksi Acak baru mencapai separuh jalan. ANTARA/Xinh <b>(Antara)</b> FIFA pada Senin (29/12) mengatakan pihaknya telah menerima lebih dari 150 juta permintaan tiket untuk Piala Dunia 2026, mencatat rekor baru dalam penjualan tiket Piala Dunia dengan fase Pengundian Seleksi Acak baru mencapai separuh jalan. ANTARA/Xinh (Antara)

Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut penting untuk menjaga nilai persatuan dalam olahraga. “Alasannya sangat sederhana, kita harus bersatu. Ini adalah tanggung jawab saya, tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.

Ketidakhadiran delegasi Iran di kongres tersebut turut menyoroti kompleksitas penyelenggaraan turnamen lintas negara. Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, diketahui memiliki latar belakang sebagai mantan anggota Korps Garda Revolusi Islam Iran.

Baca Juga: Persib Bandung Comeback Dramatis Usai Tundukan Bhayangkara FC 4-2

Pemerintah Kanada sendiri telah memasukkan IRGC ke dalam daftar organisasi teroris sejak 2024. Perdana Menteri Mark Carney menegaskan kebijakan ketat terkait izin masuk bagi individu yang memiliki afiliasi dengan kelompok tersebut.

“Saya dapat memberikan jaminan dan fakta berikut. IRGC dan semua anggotanya telah terdaftar sebagai organisasi teroris selama beberapa tahun. Para anggota dilarang datang,” ujar Carney.

Format Piala Dunia 2026 yang akan diikuti 48 tim dan digelar di tiga negara Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko memang menuntut mobilitas lintas batas yang tinggi bagi tim dan official.

Sebelumnya, pihak Teheran sempat mengajukan permohonan agar pertandingan mereka tidak digelar di wilayah AS. Namun, FIFA menolak permintaan tersebut dan menegaskan bahwa jadwal serta lokasi yang telah ditetapkan tidak akan diubah.

Dari sisi tuan rumah, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan tidak keberatan dengan kehadiran tim Iran. Meski begitu, ia menegaskan bahwa para pemain tidak boleh membawa pihak yang memiliki keterkaitan dengan IRGC.

Dengan keputusan ini, partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai rencana, meski dibayangi dinamika politik dan isu keamanan antarnegara.

x|close