Dewan Pers Beri Penghormatan kepada Lima Jurnalis yang Hilang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Sep 2026, 19:15
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Keluarga, kerabat, dan rekan jurnalis menggelar prosesi tabur bunga di sekitar titik awal keberangkatan lima jurnalis, dua awak kapal, dan seorang pemandu untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau setelah Tim SAR gabungan menghentikan operasi pencarian selama 10 hari. Keluarga, kerabat, dan rekan jurnalis menggelar prosesi tabur bunga di sekitar titik awal keberangkatan lima jurnalis, dua awak kapal, dan seorang pemandu untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau setelah Tim SAR gabungan menghentikan operasi pencarian selama 10 hari. (ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/tom.)

Ntvnews.id, Jakarta -Dewan Pers menyebut lima jurnalis yang hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau sebagai pahlawan pers. Peristiwa tersebut juga dinilai menjadi pengingat bagi insan media mengenai pentingnya koordinasi dengan pemerintah dan petugas setempat ketika melakukan peliputan di wilayah berbahaya.

Ketua Dewan Pers Komarudin Hidayat mengatakan lima jurnalis tersebut merupakan sosok yang berdedikasi dalam menjalankan tugas pers, termasuk dalam upaya menghasilkan karya foto terbaik untuk masyarakat.

"Biasanya kita itu menikmati potret gambar, tapi kadang melupakan bagaimana perjuangan mereka untuk mendapatkannya. Nah, ketika ini terjadi musibah, kita baru tersadar betapa mahalnya, beratnya untuk mencari, mendapatkan gambar terbaik," kata Komarudin di Jakarta, Senin (21/9), seusai menghadiri doa bersama untuk para jurnalis yang hilang.

Menurut Komarudin, kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi media yang hendak melakukan peliputan di kawasan berisiko agar terlebih dahulu berkoordinasi dengan petugas di wilayah setempat.

Baca Juga: Dewan Pers Gelar Doa Bersama dan Solidaritas untuk 5 Jurnalis: Keluarga Ikhlas

"Dan kedua, juga pihak pimpinan hendaknya melepas memperhatikan betul. Sebab kalau ada musibah seperti ini tentunya kawan-kawan perusahaan, pimpinannya, hendaknya memberikan perhatian spesial pada keluarga yang ditinggal," ujarnya.

Komarudin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hingga kini terus berupaya melakukan pencarian terhadap kelima jurnalis tersebut.

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir (kanan) dengan Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat membuka kembali lantai 4 Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis, 25 September 2025. <b>(ANTARA)</b> Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir (kanan) dengan Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat membuka kembali lantai 4 Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis, 25 September 2025. (ANTARA)

"Dewan Pers memberikan perhatian, belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Kami mengadakan acara doa bersama, sambutan, refleksi dari kawan-kawan. Tentu doa kami semoga mereka kembali," katanya.

Sementara itu, Ketua Pewarta Foto Indonesia Dwi Pambudo menyampaikan duka mendalam atas hilangnya lima jurnalis bersama tiga awak kapal dalam peristiwa tersebut.

"Jadi saat ini pewarta foto Indonesia masih kuat, masih bersatu dengan masyarakat melakukan pencarian mandiri," kata Dwi.

Baca JugaKetua Dewan Pers Sebut Lu Punya Otak Gak? Hotman Paris Merendahkan Jurnalis

Ia mengatakan dedikasi para pewarta yang hilang saat menjalankan tugas jurnalistik merupakan bagian dari perjuangan untuk bangsa sesuai dengan Undang-Undang (UU). Karya mereka, lanjut Dwi, menjadi salah satu ujung tombak dalam mengungkap fakta dan berbagai peristiwa terkini kepada publik.

Dwi berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

"Harapannya teman-teman bisa kembali bersama keluarga dan karya-karya teman-teman bisa abadi," ujarnya.

(Sumber: Antara)

x|close