Ntvnews.id, Jakarta -Polda Metro Jaya bersama Forum Wartawan Polri (FWP) menggelar shalat Jumat dan doa bersama untuk delapan korban lima jurnalis dan tiga awak kapal yang dilaporkan hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kegiatan doa bersama yang diinisiasi oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya tersebut berlangsung khusyuk di Aula Satyahaprabu, Jakarta, Jumat (11/9).
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan bahwa aksi religi ini digelar sebagai bentuk dukungan moral sekaligus permohonan keselamatan agar seluruh korban dapat segera ditemukan.
"Kita sama-sama mendoakan semoga delapan orang, di mana lima di antaranya adalah rekan-rekan jurnalis dan tiga awak kapal, segera ditemukan dalam kondisi selamat," kata Budi saat ditemui di lokasi acara.
Budi turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap elemen yang terus bersinergi dalam operasi pencarian di lapangan, meliputi Basarnas, BPBD, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal), Polda Banten, hingga solidaritas komunitas pers.
Baca Juga: Selain Pelampung, Tabung Botol Juga Ditemukan di Perairan Anyer Saat Cari 5 Jurnalis Hilang
Pada kesempatan yang sama, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin berharap agar upaya pencarian skala besar yang tengah berlangsung dapat segera membuahkan hasil.
"Harapan kita semuanya, saudara-saudara kita yang saat ini belum ditemukan bisa segera ditemukan dalam keadaan yang selamat dan sehat. Kemudian, keluarganya juga diberikan kesabaran dan kekuatan dalam menjalani cobaan ini," ujar Iman.
Prosesi ibadah dipimpin oleh Ustadz Jauhari Akbar, yang memandu jemaah membacakan Surat Al-Fatihah serta doa keselamatan khusus bagi para jurnalis dan awak kapal yang hilang.
"Al-Fatihah ini kita khususkan untuk delapan awak kapal, yang mana lima di antaranya adalah teman-teman jurnalis kita. Mudah-mudahan, dengan doa kita ini cepat ditemukan dan dalam keadaan sehat wal afiat," tutur Jauhari.
Sementara itu, proses pencarian di perairan Selat Sunda telah memasuki hari keempat. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan 13 armada kapal yang disebar ke empat sektor utama.
Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengonfirmasi di Pos SAR Marina Carita, Pandeglang, bahwa belasan alutsista tersebut mencakup KRI Kerambit 627, KN SAR Tetuka, KP Hayabusa, KN SAR Basudewa, KRI Leuser 924, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RBB P Peucang, RIB Lampung, KAL Pahowang, TB Gunung Santri, hingga KRI Lepu.
"Untuk hari ini, kami menggerakkan 13 alutsista yang terbagi dalam empat sektor," jelas Amrad.
(Sumber: Antara)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto (kanan) didampingi Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin (kiri) memberikan keterangan di Jakarta, Jumat (11/9/2026) (Antara)